Berdasarkan konferensi pers terbaru pemerintah, hingga Jumat (13/3), tercatat ada 69 pasien positif COVID-19 di Indonesia. Lonjakan tajam angka penderita Corona ini tak pelak membuat publik panik.
- Elvariza Opita
- Sabtu, 14 Maret 2020 - 07:58 WIB
WowKeren - Masyarakat Indonesia sukses dibuat panik dengan pengumuman terbaru dari pemerintah pada Jumat (13/3). Pasalnya Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, menyampaikan data terkini soal jumlah pasien positif COVID-19 yang kekinian sudah mencapai 69 orang. Dengan demikian, dalam sehari, sebanyak 35 orang dikonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.
Tiga dari 35 kasus positif baru itu dinyatakan telah meninggal dunia. Ketiganya adalah pasien kasus 35, 36, dan 50. Bahkan pasien kasus 50 baru dikonfirmasi positif COVID-19 setelah meninggal dunia.
"Pasien nomor 36, perempuan 37 tahun masuk ke RSPI dengan menggunakan ventilator, mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal," kata Yuri dalam keterangan pers Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3). "Setelah kita lakukan pemeriksaan ternyata positif."
Menanggapi hal tersebut, warganet pun ikut menyampaikan kegelisahan mereka melalui media sosial. Kegelisahan mereka pun berujung pada satu hal, yakni permintaan agar Indonesia di-lockdown, sesuai dengan tagar #LockDownIndonesia yang pada Sabtu (14/3) pagi menjadi trending topic.
Di tagar tersebut, warganet menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan santai dalam menghadapi wabah virus Corona. Mereka juga berharap agar pemerintah mengambil langkah lockdown demi menekan penyebaran virus Corona yang belakangan semakin mengkhawatirkan.
"Please bgt ya untuk indonesia udah dapet surat teguran dari who untuk menjadikan indonesia darurat covid-19 dan harus ada transparansi dalam penanganannya. udahlah berhenti terima2 turis asing, indonesia emg harus dilockdown dulu. #LockDownIndonesia," cuit @3TE*******LD.
"What a shame. Malu dong sampe ditegur sama WHO. Jangan hanya karena alasan biar rakyat gak panik. Ga usah sok2an gerak diam-diam kalau hanya memperkeruh suasana. This aint the right time and we dont need that s*** either (Ini bukan waktu yang tepat dan kami tidak butuh sikap seperti itu). #lockdownindonesia," imbuh @li***r.
Sejauh ini pemerintah di beberapa negara telah menetapkan lockdown demi mencegah penyebaran virus Corona. Namun pemerintah sejak kemarin menegaskan tak akan menempuh opsi lockdown.
(wk/elva)