Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaporkan bahwa pasien suspect corona yang meninggal dunia di di RS Dr Hafidz (RSDH) Cianjur, Selasa (3/3) lalu ternyata positif corona (COVID-19).
- Nidya Putri
- Senin, 16 Maret 2020 - 08:38 WIB
WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil baru saja merilis data perkembangan virus corona (COVID-19) di wilayahnya pada Minggu (15/3). Diketahui terdapat total 7 orang pasien yang positif corona, salah satunya meninggal di Kabupaten Cianjur.
Pasien meninggal tersebut merupakan seorang pegawai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom yang sempat dirawat di RS Dr Hafidz (RSDH) Cianjur. Ia sempat dirawat di Bekasi, dan mencari pengobatan alternatif sejak akhir Februari hingga awal Maret 2020.
Namun, kondisi tubuhnya yang terus menurun sehingga dilarikan ke RSDH. Pasien dalam pengawasan (PDP) itu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada 3 Maret 2020 lalu.
Satu warga Bekasi di Cianjur yang meninggal dunia," kata pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (15/3). "Kabupaten Bekasi ada istri dan anak dari pasien meninggal dunia di Cianjur juga positif (Corona)."
Sebelum meninggal, pasien tersebut sempat dinyatakan negatif dari virus corona. "Ketika meninggal diketahui negatif, ternyata setelah diperiksa lebih lanjut ternyata positif," imbuh Kang Emil.
Sebelumnya, Kabag Humas dan Protokoler Setda Cianjur, Iyus Yusuf telah menjelaskan bahwa pasien yang meninggal di RSDH bukanlah pasien positif melainkan suspect corona. "Bukan pasien Corona, tapi masih suspect dirawat di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH)," kata Iyus dilansir CNNIndonesia, Selasa (3/3). "Belum ketahuan kena corona atau enggak, tapi kita udah kirim sampelnya ke Jakarta tapi belum ada hasilnya."
Namun, pasien tersebut diketahui memiliki riwayat sempat pergi ke Malaysia dan sempat berkunjung ke rumah keluarganya di Cianjur sebelum di rawat. "Memang ada riwayat yang bersangkutan sempat ke Malaysia," sambungnya.
Diketahui, hingga Minggu (15/3), ada dua orang warga Depok, seorang warga Kota Bandung, dan seorang warga Kota Cirebon, juga positif Corona. Hal ini disampaikan sendiri oleh Ridwan Kamil.
"Orang dalam pemantauan (ODP) 706, sudah selesai isolasi ada 256, masih dipantau 448," tuturnya, "Sementara yang PDP ada 82, 54 negatif dan 28 masih menunggu hasil, enam positif (di luar yang meninggal)."
(wk/nidy)