Pasien Positif Corona Tembus 500 Lebih, Malaysia Terapkan Lockdown
Dunia

Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah Malaysia juga melarang adanya pertemuan publik. Tak hanya berkenaan dengan proses peribadatan namun juga untuk kegiatan olahraga maupun sosial kebudayaan.

WowKeren - Peningkatan jumlah pasien positif corona tak hanya terjadi di Indonesia. Di negara tetangga, Malaysia, jumlah kasus corona sudah menyentuh angka 500. Sebanyak 553 pasien dinyatakan positif corona.

Buntut semakin tingginya angka kasus corona, Malaysia akhirnya resmi menerapkan kebijakan mengunci atau lockdown di semua wilayahnya. Kebijakan itu akan berlaku efektif mulai Rabu (18/3). Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. Langkah tersebut diambil lantaran situasi corona di Malaysia sudah semakin memburuk sehingga pemerintah setempat tidak akan menunggu lebih lama lagi.

"Pemerintah menilai kini situasi sudah sangat serius," kata Muhyiddin dalam konferensi pers, Senin (16/3). "Terutama gelombang kedua penyebaran virus corona. Kita tak bisa lagi menunggu situasi yang lebih buruk, sehingga lockdown harus dilakukan."

Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah Malaysia juga melarang adanya pertemuan publik. Tak hanya berkenaan dengan proses peribadatan namun juga untuk kegiatan olahraga maupun sosial kebudayaan. Alhasil seluruh tempat ibadah dan bisnis pun ditutup. "Seluruh kegiatan di masjid, termasuk salat Jumat, disetop sementara," ujar Muhyiddin.


Kegiatan belajar mengajar pun juga akan diberlakukan hal yang sama. "Termasuk belajar mengajar secara privat, harus dihentikan sementara," tegas Muhyiddin.

Sementara itu untuk warga Malaysia yang baru pulang dari luar negeri mereka diharuskan menjalani karantina selama 14 hari. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Jika langkah pembatasan ini dilakukan dengan baik, mereka yakin mampu menekan penyebaran wabah corona.

"Jangan panik, jangan khawatir, dan tetap tenang," lanjut Muhyiddin. "Saya percaya dengan pembatasan yang diterapkan oleh Pemerintah, kami akan dapat memblokir penyebaran wabah ini."

Meski demikian, untuk fasilitas umum yang memainkan peranan penting dalam memberikan pelayanan masyarakat, tidak akan terdampak oleh kebijakan lockdown ini. Beberapa tempat atau fasilitas umum yang dimaksud adalah pengairan, listrik, energi, telekomunikasi, layanan pos, transportasi, irigasi, minyak, gas, bahan bakar, pelumas, penyiaran, keuangan, perbankan, kesehatan, apotek, farmasi.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait