Foto hasil pemeriksaan pasien dalam pemantauan (PDP) corona di RSU dr Soetomo Surabaya kini beredar di media sosial. Menanggapi hal ini Dirut rumah sakit pun akan merapatkannya dengan Gubernur Jatim Khofifah.
- Nidya Putri
- Selasa, 17 Maret 2020 - 15:30 WIB
WowKeren - Penyebaran virus corona di Indonesia meningkat dari ke hari. Bahkan hingga Senin (16/3), tercatat kasus positif corona yang berjumlah 134 orang.
Namun, baru-baru ini tengah beredar foto hasil pemeriksaan pasien dalam pemantauan (PDP) corona di grup WhatsApp. Dalam foto hasil pemeriksaan PDP di RSU dr Soetomo Surabaya ini terdapat coretan corona dan tertulis gagal nafas.
Hal ini tentunya membuat orang yang melihat foto tersebut menjadi panik dan bertanya-tanya soal foto tersebut. Namun, Direktur Utama RSU Soetomo, dr Joni Wahyuhadi mengatakan bahwa foto yang viral itu merupakan hasil tangan jahil dari oknum tidak dikenal.
"Nah itu nanti saya konfirmasi, itu orang iseng, siapa itu, sedang kami cari itu orangnya," kata Joni dilansir Detikcom, Selasa (17/3). "Sedang kami cari siapa yang foto itu."
Joni pun memastikan pihaknya akan segera mencari siapa yang menyebar foto PDP tersebut. Namun, saat ditanya lebih lanjut soal penyebar foto hasil pemeriksaan PDP corona nantinya akan disanksi, pihaknya mengaku masih mengikuti rapat.
"Bentar-bentar saya masih rapatkan dengan Ibu Gubernur Jawa Timur (Khofifah Indar Parawansa) di dalam, saya mau masuk (ke ruangan rapat) lagi ini," ujarnya. Sayangnya, hingga pukul 12.30 WIB, masih belum ada keterangan lebih lanjut terkait foto hasil pemeriksaan PDP corona beredar di grup WhatsApp tersebut.
Sementara itu, Komandan Satgas Penangan Covid-19 Heru Tjahjono belum bisa memberi komentar terkait hal tersebut. "Bentar masih rapat kita siang ini, nanti kalau ada kabar saya sampaikan," ujarnya.
Sebelumnya, menurut data yang telah dikonfirmasi per Senin (16/3), sejauh ini ada total 12 pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan 6 pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan) corona di Jawa Timur. "Yang terkonfirmasi total ada 18 orang dengan rincian 6 PDP. Sementara 12 untuk ODP," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Selasa (17/3).
Khofifah juga mengatakan adanya tambahan pasien yang datang di RSU dr Soetomo Surabaya. Namun, belum diketahui apakah pasien tersebut masuk dalam ODP atau PDP. "Saya dengar Senin malam ada yang datang 2 pasien. Belum tahu itu PDP atau ODP di Soetomo. Coba dikonfirmasi kepada dr. Joni (Dirut Soetomo)," pungkasnya.
(wk/nidy)