Begini Cara ‘Bentengi’ Diri  Lawan Virus Corona Saat Belanja Di Supermarket
Dunia
Pandemi Virus Corona

Kasus virus corona saat ini semakin meningkat di sejumlah negara, begini cara untuk membentengi diri melawan COVID-19 saat terpaksa belanja di supermarket.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) telah menciptakan situasi darurat di berbagai dunia. Beberapa negara secara tegas telah memberlakukan sejumlah kebijakan seperti lockdown hingga mengimbau masyarakat melakukan social distancing.

Kebijakan-kebijakan tersebut tentunya telah menggambarkan bagaimana situasi krisis yang harus dihadapi untuk melawan wabah corona. Bahkan, masyarakat yang keluar dari rumah tentunya terancam tertular COVID-19.


Meski demikian, banyak masyarakat yang tentunya masih sering keluar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Salah satunya adalah dengan berbelanja ke supermarket membeli bahan-bahan makanan.

Saat pergi ke supermarket atau pusat berbelanja artinya kita akan menyentuh sesuatu yang kemungkinan sudah disentuh oleh orang lain. Misalnya trolley belanja, keranjang, dan saat melakukan pembayaran, baik di kasir maupun saat di mesin otomatis pembayaran.

Peneliti dari Australian National University, Meru Sheel mengatakan jika masyarakat perlu menerapkan berbagai saran kesehatan. Diantaranya dengan tidak menyentuh permukaan yang keras, di mana virus dapat bertahan selama beberapa hari. Meski demikian, banyak warga yang masih sulit mengikuti sara tersebut.

”Kita kesulitan mengikuti saran ini saat berbelanja,” kata Meru seperti dilansir dari ABCNews, Selasa (31/3). “Segera cuci tangan dengan sabun, atau gunakan pembersih tangan dari alkohol untuk membersihkan dan mendisinfeksi tangan Anda. Juga kurangi menyentuh bagian wajah tanpa membersihkan tangan terlebih dahulu. Itu sangat penting.”

Konsumen juga diminta meminimalkan waktu berbelanja. Sebagai contoh Kepala Dinas Kesehatan Queensland Jeanette Young menyarankan untuk mencatat barang-barang yang mau dibeli sebelum ke supermarket.

”Saya merekomendasikan untuk kembali ke cara lama yang biasa kita lakukan, yaitu menulis daftar belanja, tahu apa yang ingin Anda beli, lalu masuk, beli, dan pergi," kata Jeanette. “Jangan berlama-lama di supermarket dan melihat-lihat atau mengikuti orang.”

Selain itu, ahli mikrobiologi dari Lembaga penelitian CSIRO, Cathy Moir menjelaskan tentang risiko terpapar virus corona dari buah dan sayuran segar. Menurutnya, kemungkinan tersebut terbilang rendah.

”Virus corona adalah virus pernapasan, bukan virus yang menyebar melalui makanan. Jika Anda memakannya, belum diketahui adanya kasus menular karena makanan,” jelas Moir. “Saya belum melihat adanya bukti tentang virus corona yang disebabkan oleh buah dan sayuran yang terkontaminasi.”

Masyarakat yang berbelanja di supermarket saat ini justru dianjurkan kembali menggunakan kantong plastik dan tidak menggunakan tas belanja daur ulang. Hal ini diyakini dapat mengurangi potensi tertular virus corona lantaran tas belanja biasa disimpan di rumah dalam waktu lama dan bisa terkena banyak sentuhan orang saat belanja.

Seperti yang diketahui, pandemi virus corona (COVID-19) di seluruh dunia telah mencapai 786.608 seperti dilansir dari Worldometers hingga Selasa (31/3) sore. Angka kematian juga terus melonjak menjadi 37.832 korban jiwa. Sementara orang yang berhasil sembuh melawan COVID-19 dilaporkan sebanyak 165.874.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts