Kabar Baik, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di Italia dan Spanyol Melebihi Korban Meninggal
AP
Dunia
Pandemi Virus Corona

Perkembangan ini tentunya sangat menggembirakan, mengingat sebelumnya Italia menjadi negara dengan jumlah kasus kematian tertinggi di dunia, yang disusul Spanyol di belakangnya.

WowKeren - Kasus corona (COVID-19) di Italia dan Spanyol rupanya mengalami perkembangan yang signifikan. Pasalnya, jumlah pasien sembuh dari infeksi virus tersebut dilaporkan telah melebihi angka kematian per Rabu (1/4).

Berdasarkan data dari worldometers.info, tercatat bahwa jumlah korban meninggal akibat COVID-19 di Italia kini menyentuh angka 12,428. Sedangkan pasien sembuh mencapai 15,729 jiwa. Sementara Italia sendiri mencatatkan kasus positif COVID-19 sebanyak 105,792 orang.

Sedangkan di Spanyol, tercatat ada sekitar 8,464 kematian akibat COVID-19 yang dilaporkan per Rabu (1/4). Sedangkan pasien sembuh mencapai angka dua kali lipat, yakni sekitar 19,259 jiwa dan total 95,923 kasus positif corona di negara tersebut.

Perkembangan ini tentunya sangat menggembirakan, mengingat sebelumnya Italia menjadi negara dengan jumlah kasus kematian tertinggi di dunia, yang disusul Spanyol di belakangnya. Meski demikian, perlu dicatat bahwa hingga kini Italia masih berada di urutan teratas sebagai negara dengan jumlah kematian tertinggi di dunia akibat virus corona, begitu pula dengan Spanyol yang masih di peringkat kedua.


Sementara itu, sebagai informasi tambahan, Italia saat ini memutuskan untuk memperpanjang lockdown hingga pertengahan April. Perpanjangan ini dilakukan untuk membendung infeksi virus corona di negara tersebut.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan setiap kebijakan akan dilakukan untuk memastikan Italia tidak menyerah walaupun nantinya sudah mendapatkan manfaat atas langkah yang sudah dilakukan. "Penutupan tiga minggu ini sangat sulit secara ekonomi. Tidak bisa bertahan lama," kata Conte seperti dikutip dari AFP.

Menteri Kesehatan Roberto Speranza mengumumkan meski semua lockdown akan diperpanjang setidaknya sampai 12 April, penutupan bisnis dan larangan pertemuan publik akan berakhir pada Jumat (3/4) mendatang.

Sementara itu, hingga saat ini virus corona telah menginfeksi 856,917 orang di dunia dengan 42,107 korban meninggal, dan 177,141 pasien sembuh. Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus COVID-19 terbanyak dengan 187,347 pasien. Sementara korban meninggal 3,860 dan 6,461 pasien dinyatakan sembuh.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts