Pangeran Harry Disebut Diam-Diam Menyesal Lepas Jabatan Militer Demi Turuti Meghan Markle
Getty Images
Selebriti

Setelah mundur dari keanggotaan Senior Royals, Pangeran Harry juga dipastikan harus melepas gelarnya sebagai Kapten Jenderal di Royal Marine Kerajaan Inggris.

WowKeren - Pasangan Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle, resmi melepas gelar HRH (His/Her Royal Highness) dari nama mereka sekaligus keluar dari keanggotaan Senior Royals sejak Selasa (31/3) lalu.

Setelah mundur dari Senior Royals, Pangeran Harry juga dipastikan melepas gelarnya sebagai Kapten Jenderal Marinir Kerajaan Inggris. Diketahui, Harry sendiri terakhir kali mengenakan seragam Royal Marines saat menghadiri Festival Musik Mountbatten di Royal Albert Hall, London, pada awal bulan Maret lalu.


Dalam kesempatan tersebut, Harry mengenakan seragam Royal Marine merah, lengkap dengan medali yang dikenakan dalam dua tur di Afghanistan. Menurut juru bicara kerajaan Inggris, kabarnya seragam ini tidak akan lagi dikenakan Pangeran Harry setelah resmi keluar dari kerajaan Inggris.

"Pengunduran diri Harry dari tiga peran kehormatan di militer akan melarangnya mengenakan seragam di acara-acara publik seperti Trooping the Colour and Remembrance Sunday di Cenotaph," ujar juru bicara tersebut pada The Telegraph, seperti dilansir dari Marie Claire.

Namun keputusan Harry yang mundur dari Senior Royals sekaligus Royal Marine ini disebut-sebut membuatnya diam-diam merasa menyesal. "Aku merasa aku mengecewakan banyak orang," tutur seorang sumber, yang menirukan ucapan sang Duke of Sussex.

Sumber itu menjelaskan bahwa Harry sebenarnya tak rela melepaskan gelarnya di kemiliteran. Namun ia tak memiliki pilihan lain kecuali menuruti keinginan Meghan dan pensiun dari tugas-tugas Kerajaan Inggris. "Dia mengatakan pada semua orang bahwa dia menyesal dan terpaksa memilih keputusan itu," lanjut sumber tersebut.

Di sisi lain, Ratu Elizabeth II memberikan gelar militer pada Harry saat Desember 2017 untuk menggantikan Duke of Edinburg, Pangeran Philip. Pangeran Harry sendiri telah menjalani pelatihan militer di Sandhurst dan bekerja sebagai tentara di Household Cavalry's Blues and Royals sejak April 2006.

Harry yang disapa rekan kerjanya di angkatan bersenjata Inggris sebagai Kapten Wales pernah terlibat dalam dua operasi militer, yakni di Afganistan sebagai komanden heli Apache, serta operasi miltier kedua di Helmand, tahun 2012.

Harry juga dikenal begitu mencintai pekerjaannya di kemiliteran dan pernah menyebut tugasnya sebagai hal terbaik dalam hidupnya. "Aku mampu melakukan semua ini. Aku bisa menerbangkan helikopter. Aku mampu menyoroti pekerjaan yang aku kerjakan. Ini adalah yang terbaik," tuturnya kala itu.

Sementara itu, Harry dan Meghan telah mengumumkan bahwa mereka ingin meninggalkan keanggotaan Senior Royals sejak awal bulan Januari lalu. Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Ratu Elizabethdan disebutkan bahwa tugas pasangan Sussex itu resmi berakhir pada 31 Maret.

Meski tak lagi menyandang titel HRH, namun perlu dicatat bahwa Harry dan Meghan masih mendapatkan julukan Duke dan Duchess of Sussex. Selain itu, Harry juga masih berada dalam urutan keenam dalam takhta Kerajaan Inggris.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts