Tiongkok Laporkan Peningkatan Kasus Corona Tanpa Gejala, Bagaimana Cara Untuk Tahu Jika Terinfeksi?
Dunia
Pandemi Virus Corona

Kasus corona tanpa gejala dan juga kluster luar negeri telah menjadi perhatian utama Tiongkok selama beberapa pekan terakhir, mengingat negara tersebut sudah berhasil mengurangi tingkat penyebaran Covid-19.

WowKeren - Tiongkok Daratan melaporkan adanya 39 kasus virus corona (Covid-19) baru pada Minggu (5/4) kemarin, angka ini naik dari jumlah kasus baru pada Sabtu (4/4) yang hanya 30. Selain itu, jumlah kasus corona tanpa gejala juga turut meningkat.

Melansir Reuters pada Senin (6/4), Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok melaporkan adanya 78 kasus corona tanpa gejala baru yang diidentifikasi hingga Minggu kemarin. Angka ini mengalami peningkatan dari Sabtu (4/4) yang hanya 47.


Dari 39 kasus baru yang menunjukkan gejala, 38 orang di antaranya baru saja masuk ke Tiongkok dari luar negeri. Sedangkan 1 kasus infeksi lokal terjadi di Provinsi Guangdong bagian Selatan. Angka ini menurun dari hari sebelumnya di provinsi yang sama yang melaporkan adanya 5 kasus.

Dengan demikian, Tiongkok Daratan kini telah melaporkan adanya 81.708 kasus corona. Angka kematian di Negeri Tirai Bambu kini telah mencapai 3.331 jiwa.

Kasus corona tanpa gejala dan juga kluster luar negeri telah menjadi perhatian utama Tiongkok selama beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, Tiongkok memang sudah berhasil mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 dengan mengambil langkah penahanan ekstreme.

Selain Tiongkok, kasus corona tanpa gejala kini juga tengah menjadi perhatian banyak negara. Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah kita terinfeksi jika tubuh tidak menunjukkan gejala Covid- 19?

Menurut Direktur Dokter Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Massachusetts Amerika Serikat, Dr William Hillmann, virus corona memang memiliki spektrum gejala yang cukup sangat luas. "Mulai dari pasien yang benar- benar tak menunjukkan gejala dan tidak sadar bahwa mereka terinfeksi, hingga pasien yang menunjukkan gejala serupa flu seperti demam tinggi, sakit otot, dan sesak napas," tutur Hillmann dilansir The Guardian pada Senin (6/4) hari ini.

Lebih lanjut, Hillmann mengungkapkan bahwa pasien tanpa gejala juga dapat menularkan Covid-19 kepada orang lain. "Sebagian besar orang yang sama sekali tidak menunjukkan gejala bisa menularkan virus untuk beberapa waktu. Kami hanya tidak tahu (berapa lama) pada saat ini, karena kami tidak memiliki jenis pengujian yang tersedia untuk menyaring infeksi tanpa gejala," jelas Hillmann.

Hillmann juga menyebut bahwa tidak ada cara untuk mengetahui seseorang terjangkit virus corona kecuali mereka menunjukkan gejala. Ia juga menjelaskan apa yang harus dilakukan seseorang jika mereka pikir mereka terinfeksi Covid-19 namun tidak tahu secara pasti.

"Karena tidak ada cara pasti untuk mengetahui siapa yang mungkin terinfeksi virus corona kecuali mereka menunjukkan gejala, melakukan tes swab, dan mendapat diagnosis pasti, maka saya menyarankan Anda untuk bertindak seolah-olah Anda belum terinfeksi," pungkas Hillmann. "Terus lakukan semua hal yang seharusnya kita semua lakukan saat ini: menjaga jarak (social distancing) dan menjaga kebersihan tangan."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts