Sephora Pecat Ribuan Karyawan Sepihak Lewat Telepon Akibat Corona
Getty Images
SerbaSerbi
Pandemi Virus Corona

Setelah menutup toko di AS dan Kanada, Sephora tercatat melakukan PHK pada sekitar 3,754 karyawan mereka. Yang lebih mirisnya lagi, mereka melakukan PHK tersebut hanya melalui conference call alias lewat via telepon.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) benar-benar memengaruhi banyak sektor industri. Bahkan wabah ini juga membuat sejumlah sektor lumpuh total, yang pada akhirnya berakibat pada kelangsungan nasib para pekerja.

Terbukti, hanya dua minggu setelah Sephora mengumumkan perihal penutupan semua toko mereka di Amerika Serikat dan Kanada akibat pandemi virus corona (COVID-19), kini retailer kecantikan asal Prancis tersebut melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara massal pada sejumlah pegawai.


Dilansir Harpers Bazaar pada Senin (6/4), Sephora tercatat melakukan PHK pada sekitar 3,754 karyawan mereka. Yang lebih mirisnya lagi, mereka melakukan PHK tersebut hanya melalui conference call alias lewat via telepon, mengingat saat ini kebijakan social distancing masih terus diberlakukan.

Sejumlah karyawan yang dipecat lewat sambungan telepon tersebut mengaku merasa sangat kecewa dengan pemutusan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh Sephora. Bukan tanpa alasan, pasalnya saat menutup toko untuk sementara beberapa waktu lalu, pihak Sephora dalam pernyataannya menyatakan akan tetap membayar gaji staf penjaga toko, selama periode penutupan dari 17 Maret - 3 April 2020.

"Mereka memberitahu ada dua sambungan telepon yang berbeda. Mereka memanggil nama-nama kami dan mengumumkan bahwa kami dipecat," ujar salah satu karyawan yang tidak mau disebut namanya, seperti dikutip dari Today.

Sementara karyawan lainnya menyebut bahwa Sephora tak seharusnya melakukan pemecatan massal dalam kondisi sulit seperti ini. "Bukan hal yang baik untuk sebuah perusahaan bernilai jutaan dolar membuang karyawan mereka seperti sampah di saat seperti ini," sindirnya.

"Direktur toko membacakan pernyataan bahwa semua pekerja paruh waktu akan diberhentikan karena Sephora tidak bisa membayar gaji selama pandemi ini berlangsung. Lalu kami semua langsung menangis dan setelah dia selesai bicara, telepon ditutup dan hanya begitu saja," kata karyawan lainnya yang bekerja di salah satu gerai Sephora di kawasan Fort Worth, Texas.

Diketahui, sebagian besar karyawan yang dipecat oleh Sephora ini merupakan pekerja paruh waktu dan penjaga toko musiman. Sephora menyatakan keputusan ini sulit namun terpaksa diambil demi menjaga ketahanan bisnis dalam jangka panjang. Sebagai kompensasi, karyawan yang dipecat diberikan pesangon berupa gaji satu minggu. Dihitung berdasarkan jam kerja mereka per minggu.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts