Gedung Lapas di Manado Diduga Dibakar Napi Ngamuk, Suara Tembakan Bikin Suasana Mencekam
Nasional

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Royke Lumowa, bahkan turun tangan secara langsung untuk menangani kerusuhan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (11/4) hari ini.

WowKeren - Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (11/4) sore hingga malam ini. Para napi penghuni lapas disebut mengamuk dan melakukan pembakaran gedung.

Melansir manadobacirita, sejumlah gedung yang terbakar di antaranya adalah Poliklinik, Warung Koperasi, Dapur, Wartel Khusus Lapas, Barbershop, Kantin dan bangunan blok gabungan. Gedung aula lapas juga terpantau terbakar sekitar pukul 18.30 WITA tadi.

Video kerusuhan lapas Tuminting ini lantas viral di media sosial. Dalam video yang dibagikan akun @Ibnu_Al_addin, tampak asap mengepul dari bangunan lapas dan terdengar suara teriakan.

Twitter/@Ibnu_Al_addin

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Royke Lumowa, turun tangan langsung untuk menangani kerusuhan ini. "Yang tidak berkepentingan agar segera meninggalkan lokasi kejadian. Yang ada di dalam hanyalah aparat kepolisian," ujar Irjen Royke di lokasi.


Kapolresta Manado, Kombespol Benny Bawensel, juga terdengar meminta para napi untuk menghentikan aksi anarkis mereka. "Kami imbau agar berhenti bertindak anarkis," tutur Benny.

Di lokasi, bunyi tembakan senjata sempat terdengar di tengah suasana yang mencekam. Melansir manadobacirita, seorang napi kasus pembunuhan berinisial RM tertembak di dada sebelah kanan dalam kerusuhan tersebut.

"Waktu ke luar itu, saya terkena tembakan," tutur RM sebelum dilarikan ke rumah sakit. "Tetapi tidak tahu dari mana."

Selain RM, ada seorang napi lainnya yang belum diketahui identitasnya yang juga tertembak. Napi tersebut dibawa ke luar dari dalam lapas dan langsung dimasukan ke mobil ambulance untuk dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 19.21 WITA.

Kerusuhan ini membuat aliran listrik di dalam lapas terpaksa dipadamkan. Meski demikian, masih belum diketahui pasti penyebab kerusuhan tersebut.

Sementara itu, Ditjen PAS sendiri belum memberikan keterangan resmi soal kronologi kerusuhan ini. "Masih diinventarisasi dan dikonfirmasi," kata Kabag Humas Ditjen PAS, Rika Aprianti, dilansir CNN Indonesia.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait