Wanita AS Positif Corona Meski Cuma Diam di Rumah Selama 3 Minggu, Diduga Gara-Gara Ini
Dunia

Diketahui, wanita asal North Carolina tersebut juga menderita penyakit autoimun. Ia mengaku terakhir kali meninggalkan rumahnya untuk pergi ke apotek pada pertengahan Maret lalu.

WowKeren - Seorang wanita asal North Carolina, Amerika Serikat (AS), dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19) meski sebelumnya telah berdiam diri di rumah selama 3 minggu. Ia didiagnosis posiitf Covid-19 pada Kamis (9/4) pekan lalu.

"Ini adalah kondisi paling sakit dan paling menakutkan yang pernah saya alami," tutur wanita bernama Rachel Bummert tersebut dilansir New York Post pada Rabu (15/4). "Aku sangat ketakutan."

Diketahui, Bummert juga menderita penyakit autoimun. Ia mengaku terakhir kali meninggalkan rumahnya untuk pergi ke apotek pada pertengahan Maret lalu.

Dalam suatu kesempatan, ada seorang wanita yang mengantarkan barang belanjaan ke depan pintu rumah Brummert. Belakangan, wanita yang mengantar belanjaan tersebut dikonfirmasi positif Covid-19.

Brummert sendiri mengaku memang tidak melakukan kontak dengan wanita tersebut. Namun, ia mengambil kantong belanjaan dari teras rumahnya itu tanpa mengenakan sarung tangan atau pelindung. Momen inilah yang diduga menjadi saat penularan Covid-19 kepada Brummert.


"Saya pikir saya sudah melakukan semuanya dengan benar," ujar Brummert. "Saya tidak pernah merasakan yang seperti ini sebelumnya. Saya sudah pernah terkena flu, dan ini (Covid-19) bukan hanya sekadar flu. Ini adalah sebuah monster yang lain."

Penelitian menunjukkan bahwa virus corona memang dapat menular melalui benda atau permukaan yang terkontaminasi oleh droplet atau cairan dari pasien positif. Pada permukaan seperti kertas, plastik, besi, metal dan lain-lainnya, virus corona disebut dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Selama menjalani isolasi mandiri sebelum dinyatakan positif Covid-19, Brummert sendiri telah menjaga jaraknya dari orang lain. Ia bahkan menempati kamar yang berbeda dari suaminya sendiri. Kini, Brummert pun tidak bisa melakukan kontak fisik dengan keluarganya dan hanya bisa menjelaskan keadaan secara online.

Melalui unggahan di akun Facebook miliknya, Brummert mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua orang yang memberikan semangat usai membaca kisahnya. Ia juga menegaskan bahwa yang terpenting baginya saat ini adalah kembali sembuh.

"Saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada semua orang yang telah menghubungi dan mengirim ucapan selamat setelah membaca pengalaman saya dengan Covid-19," tulis Brummert. "Ini benar-benar menyentuh."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait