Pandemi Corona Belum Berakhir, Beberapa Negara Ini Perpanjang Lockdown
Dunia

Kasus virus corona (COVID-19) terus mengalami kenaikan, sejumlah negara memutuskan untuk memperpanjang kebijakan karantina wilayah (lockdown). Mana saja?

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) di sejumlah negara terus mengalami kenaikan yang signifikan. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga Rabu (15/4), telah ada lebih dari 1,9 juta kasus COVID-19 di dunia dengan korban jiwa lebih dari 126 ribu orang.

Kenaikan kasus tersebut telah membuat sejumlah negara memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown hingga akhir April. Bahkan, ada negara yang memutuskan untuk memperpanjang lockdown hingga Mei mendatang.

Kebijakan lockdown sendiri telah sukses menurunkan tingkat kasus hingga kematian akibat virus corona di sejumlah negara. Salah satu negara yang sukses dalam menerapkan lockdown adalah Tiongkok di kota Wuhan.

Saat ini, ada tiga negara yang dilaporkan telah memperpanjang kebijakan lockdown untuk melawan COVID-19. Berikut merupakan daftar negara-negara tersebut:

1. India

Pemerintah India akan memperpanjang masa lockdown hingga 3 Mei mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan langsung hal itu pada Selasa (14/4).

Lockdown di India sendiri pada awalnya dijadwalkan berakhir pada Selasa (14/4) tengah malam waktu setempat. Namun, pemerintah memutuskan memperpanjangnya akibat masih banyaknya kasus COVID-19.

PM India sendiri mengaku jika negaranya harus mengalami kerugian ekonomi yang begitu besar akibat keputusan lockdown. Meski demikian, hal tersebut dinilainya setimpal dengan keselamatan rakyat.

”Dari sudut pandang ekonomi, kami telah membayar harga yang mahal,” kata Modi dalam pidato nasionalnya, seperti dilansir dari CNN pada Selasa (15/4). “Tapi kehidupan rakyat India jauh lebih berharga.”


2. Prancis

Prancis juga menjadi salah satu negara yang memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown hingga 11 Mei mendatang. Presiden Prancis Emmanuel Macron sendiri mengklaim jika penanganan virus corona di negaranya telah mengalami kemajuan pesat setelah diberlakukan lockdown.

Meski penanganan semakin membaik, namun Presiden Macron menegaskan jika pertarungan belum berakhir. Ia juga menyatakan masih belum mengetahui sampai kapan warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.

”Saya sepenuhnya memahami apa yang saya minta dari Anda,” kata Emmanuel Macron dalam pidato televisi yang disiarkan secara nasional, Senin (13/4) malam. “Kapan kita bisa kembali ke kehidupan normal? Saya akan senang kalau bisa memberi jawabannya. Tetapi, jujur saja, saya harus mengatakan kepada Anda bahwa kami tidak memiliki jawaban yang pasti.”

Saat ini, sebanyak 67 juta warga Prancis telah diperintahkan untuk tetap tinggal di rumah. Mereka hanya boleh keluar untuk membeli makanan, mencari obat, pergi bekerja, atau berolahraga sendirian.

3. Spanyol

Negara lain yang memutuskan untuk menerapkan lockdown adalah Spanyol. Sebelumnya Spanyol telah memberlakukan opsi lockdown sejak 14 Maret dan dijadwalkan berakhir pada 11 April.

Namun setelah menjalani rapat, Pemerintah Negeri Matador tersebut akhirnya memperpanjang lockdown hingga 25 April mendatang. “Pada hari Selasa akan kembali meminta otorisasi dari parlemen untuk memperpanjang untuk kedua kalinya keadaan siaga sampai Sabtu, 25 April,” kata Perdana Menteri Pedro Sanchez.

Kebijakan lockdown di Spanyol sendiri dinilai berhasil menurunkan angka kematian dalam dua hari terakhir. Namun, perpanjangan tetap dilakukan demi memastikan situasi wabah virus corona dapat teratasi dengan baik.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait