Sebagai informasi, Meksiko telah melaporkan 8.772 kasus corona dengan 712 kematian. Namun, pejabat kesehatan memperkirakan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 yang sebenarnya jauh lebih tinggi.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 22 April 2020 - 15:35 WIB
WowKeren - Pemerintah Meksiko menyebut negaranya kini telah memasuki tahap 3 penyebaran virus corona (Covid-19). Menurut Wakil Menteri Kesehatan Meksiko, Hugo Lopez-Gatell, tahap 3 ini merupakan fase yang paling berbahaya karena penularan virus corona semakin intensif.
Sebagai informasi, Meksiko telah melaporkan 8.772 kasus corona dengan 712 kematian. Namun, pejabat kesehatan memperkirakan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 yang sebenarnya jauh lebih tinggi, mengingat kapasitas uji kesehatan di Meksiko terbatas. Lopez-Gatell menyebut bahwa model matematika "Sentinel Surveillance" yang digunakan pemerintah memperkirakan ada 55.951 kasus Covid-19 di seluruh Meksiko.
Lebih lanjut, Lopez-Gatell mengakiu bahwa fokus Meksiko di tahap 3 pandemi ini adalah mengurangi pergerakan masyarakat di ruang publik. Ia juga menyebut bahwa sangat penting bagi orang Meksiko untuk mengikuti instruksi jarak sosial pemerintah agar sistem kesehatan negara itu tidak kewalahan.
"Hari ini kami ingin mengumumkan awal 'tahap 3' dari epidemi Covid-19," tutur Lopez-Gatell dalam konferensi pers harian pada Selasa (21/4), dilansir Reuters. "Mengingat bahwa kami berada dalam fase penyebaran cepat di mana sejumlah besar infeksi dan rawat inap terakumulasi."
Meksiko sendiri telah memperpanjang kebijakan pembatasan demi menekan Covid- 19 hingga 30 Mei 2020. Namun, mereka telah berencana untuk mulai mengurangi pembatasan tersebut mulai 1 Juni dan seterusnya jika langkah-langkah saat ini dinilai sudah berhasil.
Lopez-Gatell menekankan bahwa strategi Meksiko ini didasarkan pada langkah-langkah mitigasi daripada upaya untuk memadamkan epidemi. Menurutnya, upaya untuk memadamkan epidemi corona akan membutuhkan "pembekuan" negara selama beberapa tahun dan dapat menyebabkan keruntuhan ekonomi.
Sementara itu Presiden Meksiko Lopez Obrador menjadikan perlindungan terhadap orang miskin sebagai fokus utama respons ekonominya terhadap pandemi corona. Namun, para analis menyebut bahwa paket stimulus sederhana pemerintah Meksiko tidak ada artinya saat dibandingkan dengan negara-negara lain di Amerika Latin.
Selain itu, kelompok-kelompok bisnis Meksiko juga sangat kritis terhadap respons ekonomi pemerintah tersebut. Mereka menyebut respons ekonomi tersebut tidak cukup karena Meksiko kini bersiap menghadapi apa yang diperkirakan akan menjadi resesi terbesar dalam hampir seabad.
(wk/Bert)