Kabar gembira ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, melalui media sosial Haramain di Twitter pada Rabu (29/4) hari ini.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 29 April 2020 - 15:08 WIB
WowKeren - Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, memberikan kabar gembira untuk umat Muslim di seluruh dunia. Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang sebelumnya sempat ditutup karena pandemi corona kini akan segera dibuka kembali untuk aktivitas ibadah.
Hal ini disampaikan Sheikh Abdul Rahman melalui media sosial Haramain di Twitter pada Rabu (29/4) hari ini. Sebelumnya, Arab Saudi memang sempat menangguhkan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi karena pandemi corona atau COVID-19.
"Saya membawa kabar baik untuk umat Muslim bahwa aktivitas ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bisa segera normal kembali," demikian pernyataan Sheikh Abdul Rahman. "Dua Masjid Suci akan kembali dibuka untuk Tawaf dan salat wajib serta penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW."
Lebih lanjut, Sheikh Abdul Rahman juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memperhitungkan pembukaan kembali akses Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dengan cermat. "Kita tidak terburu-buru untuk membuka Dua Masjid Suci karena semua langkah yang diambil adalah untuk kebaikan kita," jelas Sheikh Abdul Rahman.
Yang terakhir, Sheikh Abdul Rahman meminta agar seluruh umat Muslim tetap berdoa agar pandemi corona segera berakhir. "Kami kembali mengimbau seluruh umat Muslim untuk terus berdoa melawan pandemi ini, dan mendoakan para pemimpin kami (Penjaga Dua Masjid Suci) sembari mengingat bahwa apa yang mereka lakukan adalah demi kebaikan kita sendiri. Semoga Allah melindungi mereka," pungkas Sheikh Abdul Rahman.
Sebelumnya, Ketua Urusan Dua Masjid Suci mengumumkan penangguhan salat berjemaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada 21 April 2020 lalu. Kedua masjid yang menjadi tempat paling suci bagi umat Islam tersebut tetap menggelar salat Tarawih tetapi tanpa jemaah demi mengantisipasi penyebaran virus corona.
Sheikh Abdul Rahman sebelumnya juga mengatakan bahwa Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi akan menyiarkan azan sepanjang bulan Ramadan. Hanya saja kedua masjid tersebut tertutup bagi para jemaah.
Kegiatan salat tarawih pun hanya boleh dilakukan oleh staf dan pengurus Masjidil Haram. Selain itu, jumlah rakaat salat tarawih juga dipangkas menjadi 10 rakaat beserta 3 rakaat salat witir. Foto-foto pemandangan Masjidil Haram di hari pertama penyelenggaraan salat tarawih pun sempat viral di media sosial.
(wk/Bert)