31 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Corona, 1.000 Orang Dicurigai Tertular
Nasional

Dinas Perdagangan Kota Padang mengaku sudah menyerahkan sekitar seribu nama yang dicurigai tertular COVID-19 karena ada riwayat kontak dengan 36 pedagang yang kini positif terinfeksi virus Corona.

WowKeren - Pasar jelas menjadi salah satu tempat yang paling berpotensi menularkan virus Corona. Jumlah orang yang berinteraksi di dalamnya tak bisa dihitung, begitu pula jarak antar individu yang pasti sulit dijaga.

Hal inilah yang kemudian membuat Dinas Perdagangan Kota Padang, Sumatera Barat, bergegas mengambil langkah sigap. Pasalnya dilaporkan ada seribu nama yang berpotensi tertular COVID-19 usai 36 pedagang Pasar Raya Padang positif terinfeksi virus Corona, bahkan 3 diantaranya sampai meninggal dunia.

Disampaikan oleh Disperdag Padang, pihaknya telah menyerahkan ke-1.000 nama itu kepada Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Padang. "Ada sekitar 1.000 nama yang kita kirimkan ke Dinas Kesehatan untuk mereka tracing," ujar Kepala Disperdag Padang, Endrizal, Sabtu (2/5).

Endrizal menyebut jumlah pedagang di Pasar Raya Padang yang positif terjangkit COVID-19 terus bertambah. Dari yang semula 17 orang bertambah menjadi 25 orang, kemudian sekarang menjadi 36 orang.


Demi mencegah wabah terus menyebar, Pasar Raya Padang akhirnya ditutup sementara. Penyemprotan disinfektan di area pasar juga dilakukan selama masa penutupan tersebut.

"Ini hasil keputusan bersama," ujar Endrizal, seperti dilansir dari Kompas, Minggu (3/5). "Kita menutup Pasar Raya Padang selama lima hari, 20-24 April."

Disperdag Padang juga mengintensifkan imbauan terkait jaga jarak dan penggunaan masker. "Namun masih ada juga yang melanggar, untuk itu kita imbau terus," kata Endrizal.

Tak hanya mengintensifkan imbauan pemakaian masker dan jaga jarak, beberapa pasar pembantu di Kota Padang bahkan juga menyediakan sarung tangan bagi setiap pedagang. "Sarung tangan disediakan tokoh masyarakat setempat, sehingga hal ini lebih mengantisipasi," tutur Endrizal.

Penutupan pasar akibat adanya pedagang yang positif terinfeksi virus Corona bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya di Surabaya pun sudah ada beberapa pasar yang mengalami penyesuaian menyusul banyaknya pedagang atau orang yang biasa berinteraksi di sana yang positif terinfeksi virus Corona.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait