Seorang pria berusia 26 tahun terinfeksi virus COVID-19 sampai 3 kali dalam waktu berdekatan. Ia pun masih mengalami beberapa gejala Corona dan terus mengisolasi diri.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Rabu, 06 Mei 2020 - 16:28 WIB
WowKeren - Wabah virus Corona (COVID-19) masih menjadi ancaman manusia di seluruh penjuru dunia. Namun kini ada kasus pria berusia 26 tahun yang dinyatakan positif terinfeksi Corona sebanyak 3 kali dalam rentang waktu 2 bulan.
Pria tersebut bernama Christian Bermea, yang berasal dari Houston, Texas, Amerika Serikat. Ia pertama kali didiagnosis COVID-19 pada 19 Maret lalu setelah itu dites dua kali kembali terinfeksi.
"Aku sudah siap untuk selesai. Aku benar-benar merasa sangat lebih baik dibanding di awal, tapi aku masih belum 100 persen membaik," kata Bermea seperti dikutip dari DetikHealth. "Penciumanku masih belum sebagus sebelumnya, lelah, dan sesak napas."
Bermea mengungkap masih mengalami beberapa gejala Corona meski tidak merasakan sakit yang dialaminya sejak dua bulan lalu. Atas dasar hal tersebut, ia pun terus mengisolasi diri.
"Lima pula hari dan masih terus berlanjut. Virus ini bukan hanya proses fisik, tapi mental juga," sambungnya. "Kamu hampir terjebak dengan pikiranmu. Aku takut karena masih ada virus di dalam diriku."
Dr Sandberg dari Kelsey Seybold Clinic ikut memberi pendapat soal kasus yang dialami Bermea tersebut. "Tes positif bukan berarti bisa menginfeksi orang lain. Artinya kamu memiliki bagian dari kode genetik itu di dalam tubuhmu," jelasnya.
Sementara itu Bermea berencana untuk melakukan tes COVID-19 lagi pada akhir pekan ini. Bila hasil tes menunjukkan positif, kemungkinan ia akan menunggu satu bulan lagi untuk melakukan tes kembali.
"Jika hasilnya kembali positif, dan kamu merasa seperti tidak akan menginfeksi siapa pun, lebih baik bermain aman daripada menyesal," katanya.
Di sisi lain, WHO menjelaskan perlu waktu sekitar dua hingga enam minggu untuk sembuh dari COVID-19. Selain itu tingkat kesembuhan juga bergantung pada keparahan penyakit serta pengobatan.
"Waktu kesembuhan klinis dari kasus ringan diperkirakan dua minggu dan 3-6 minggu untuk pasien dengan penyakit parah atau kritis," tulis WHO dalam sebuah laporan.
Dilansir dari Worldmeters per Rabu (6/5), kasus COVID-19 telah tembus angka 3.741.795 di seluruh penjuru dunia. Sementara itu angka kematian pasien Corona ini mencapai 258.837 dengan pasien sebanyak 1.248.077 yang sudah dinyatakan sembuh.
(wk/tria)