Pandemi dan Lockdown Jadi Penyebab Anak Muda Australia Rentan Bunuh Diri
Reuters/Loren Elliott
Dunia

Pandemi corona di Australia rupanya menyebabkan besarnya peluang bunuh diri yang dilakukan oleh para anak muda. Hal ini dipicu karena adanya tekanan ekonomi dan psikologi akibat adanya lockdown.

WowKeren - Pandemi COVID-19 memberikan berbagai dampak di sejumlah negara di dunia. Salah satunya adalah tingginya peluang terjadi lonjakan angka kematian akibat bunuh diri dan depresi.

Para ahli di Australia pun memperingatkan persoalan serupa. Tingginya tingkat depresi dan keinginan untuk bunuh diri merupakan imbas dari tekanana keuangan dan psikologi yang terjadi akibat wabah serta kebijakan penguncian wilayah (lockdown).

Model garapan Brain and Mind Centre, Sydney University, menduga akan ada tambahan kasus bunuh diri sebanyak 750 hingga 1.500 kejadian per tahun hingga lima tahun mendatang. Model tersebut disebabkan karena kebijakan lockdown yang membuat ekonomi menjadi melambat, demi mencegah penyebaran virus corona.

Penambahan kasus tersebut mencapai 25 hingga 30 persen dari rata-rata kasus bunuh diri di Australia sebanyak 3.000 kasus per tahun. Sedangkan menurut laporan ahli kejiwaan dan The Australian Medical Association, disebutkan bahwa anak muda menjadi kelompok yang paling terkena imbas dari penutupan sekolah dan jasa.


Pada kelompok tersebut, para ahli menyebut bisa terjadi lonjakan angka bunuh diri hingga 30 persen. "Kami mengetahui bahwa anak muda akan terkena dampak pandemi COVID-19 secara tidak proporsional, dan langkah yang perlu dilakukan untuk menghentikan penyakit mematikan ini," kata pihak peneliti. "Kelompok ini rentan mengalami stres psikologis, keuangan, dan tempat tinggal baik dalam periode singkat maupun jangka panjang."

Australia menjadi salah satu negara dengan tingkat keberhasilan penanggulangan COVID-19 yang tinggi. Dimana jumlah kasus positif di negara tersebut kurang dari 7.000 dan 100 kematian dari total populasi yang mencapai 25 juta penduduk.

Akan tetapi, larangan bepergian, pertemuan massal, dan bisnis retail telah memberikan dampak buruk terhadap ekonomi. Sejauh ini, pandemi telah membakar AUD 4 miliar atau USD 2,5 miliar uang negara itu per minggu dari kegiatan ekonomi dan memaksa jutaan orang menjadi pengangguran.

Merespon hal tersebut, Menteri Kesehatan Greg Hunt mengatakan Pemerintah Australia tengah menyuntik tambahan dana sebesar AUD 500 juta untuk pendanaan kesehatan mental sebagai upaya pencegahan kejadian bunuh diri. Selain itu, Pemerintah Australia juga akan memberikan miliaran dolar sebagai tambahan tunjangan pengangguran dan pembayaran kepada pengusaha yang mempertahankan karyawannya selama krisis ini.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait