Wanita AS Ngamuk Tembak Pegawai McD Usai Disuruh Pergi Imbas Pembatasan Corona
Dunia

Wanita asal Amerika Serikat (AS) ngamuk dan nekat menembak pegawai restoran cepat saji McDonald’s setelah disuruh pergi lantaran ada pembatasan corona. Bagaimana kronologinya?

WowKeren - Masyarakat dunia sedang dihadapkan dengan situasi krisis akibat adanya wabah virus corona (COVID-19) saat ini. Pembatasan sosial hingga pola hidup yang bersih terus dikampanyekan sebagai salah satu cara agar tidak tertular virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

Meski demikian, masih ada saja masyarakat yang tidak patuh terhadap anjuran pemerintah untuk melakukan pembatasan hingga physcial distancing. Peristiwa terbaru, seorang wanita di Oklahoma City, Amerika Serikat (AS) nekat menembak seorang pegawai restoran cepat saji McDonald’s (McD).

Wanita tersebut mengamuk setelah diminta pegawai untuk keluar dari McD. Pegawai McD meminta wanita itu keluar lantaran restoran harus tutup imbas adanya pembatasan di tengah pandemi virus corona.

Dilansir Fox News, kronologi ini berawal dari wanita yang bernama Gloricia Woody (32) nekat masuk ke McD pada Rabu (6/5) lalu. Padahal, area restoran sudah jelas-jelas dituliskan sedang tutup.

Salah satu pegawai McD yang melihat Woody tetap masuk lantas memberikan peringatan agar segera keluar. Tak disangka, Woody menolak dan malah mengamuk hingga melukai beberapa pegawai.


Para pegawai McD pun akhirnya berhasil memaksa Woody untuk keluar dari restoran. Namun, rupanya Woody tetap gigih dan masuk ke McD. Kali ini, ia masuk dengan marah sambil membawa sebuah pistol.

Kepolisian setempat menyatakan jika Woody melepaskan tiga tembakan di dalam restoran cepat saji itu. Akibatnya, salah satu pegawai terkena tembakan di bagian lengan.

Sementara itu, dua pegawai lainnya terluka terkena serpihan peluru. Sedangkan satu pegawai sempat bertengkar dengan Woody di awal-awal mengalami cedera di kepala meski tidak jelas bagaimana kronologinya.

Kepolisian menyatakan jika perbuatan Woody tersebut untungnya tidak sampai membahayakan nyawa pegawai McD. Kini, pegawai-pegawai yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Akibat perbuatannya, Woody dijatuhi dengan tuduhan penyerangan dan penyerangan dengan senjata mematikan. Ia juga berhasil diringkus oleh polisi di hari yang sama saat penyerangan.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait