Begini tanggapan pihak kepolisian terkait kasus dugaan jebakan penangkapan Roy Kiyoshi yang diyakini benar oleh keluarganya. Polisi membeberkan fakta sebenarnya.
- Wahyu
- Sabtu, 09 Mei 2020 - 12:31 WIB
WowKeren - Artis sekaligus paranormal Roy Kiyoshi secara mengejutkan ditangkap Satuan Reserse dan Narkoba Polres Jakarta Selatan di kediamannya di Cengkareng Indah, Jakarta Barat pada Rabu (6/5) sore. Tak terima dengan penangkapan Roy, keluarga menduga ada orang yang menjebak dan berusaha menjatuhkan karir pria kelahiran Jakarta, 24 Februari 1987 itu.
Namun, dugaan tersebut dibantah oleh pihak kepolisian. Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Vivick Tjangkung, menyebut pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat. Kemudian laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh jajarannya.
"Nggak, nggak ada. Nggak ada jebakan kok, ketika dapat informasi kita mau ngecek secara langsung dan ternyata benar ada," ujar Vivick Tjangkung melansir dari detikhot, Sabtu (9/5).
Ditambahkan Vivick, saat ditangkap di kediamannya, Roy dan keluarga memang kooperatif, termasuk saat melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti. Kedua orangtua Roy Kiyoshi juga tampak setia mendampingi sang putra yang tengah diperiksa oleh petugas kepolisian.
"Berdasarkan informasi masyarakat kami langsung mendatangi kediaman yang bersangkutan. Dia mempersilakan anggota untuk melakukan tugas, papa mamanya juga ada, semua berjalan dengan baik dan dia tunjukkan barang bukti psikotropika itu dan dia bicara bahwa benar dia membeli sacara online," tandasnya.
Saat ini, Roy telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Jakarta Selatan. Dari tangan Roy, Polisi mengamankan 21 butir psikotropika jenis benzodiazepin yang merupakan salah satu golongan psikotropika sebagai obat penenang.
Sebelumnya sang pengacara, Henry Indarguna melihat ada kejanggalan dalam proses penangkapan Roy. Ia menyebut ada orang yang sakit hati dan sengaja melaporkan Roy ke pihak kepolisian. Ia pun menemukan adanya laporan informasi yang tidak lengkap yang diterima oleh pihak kepolisian.
Karenanya, Henry dengan tegas akan mencari pelaku yang sudah membocorkan informasi tersebut. "Kami baru mau mencari tahu siapa orang ini yang membocorkan informasi kepada kepolisian. Dan ini informasi yang diberikan tidak lengkap," ujar Henry.
(wk/wahy)