Disneyland Shanghai dibuka kembali pada Senin (11/5) sebagai langkah untuk menghidupkan kembali perekonomian negara usai wabah virus Corona di Tiongkok yang mulai dapat dikontrol.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Senin, 11 Mei 2020 - 14:30 WIB
WowKeren - Pemerintah Tiongkok telah melonggarkan pembatasan perjalanan selama pandemi Corona menyusul jumlah kasus positif yang semakin menurun. Menyusul kebijakan tersebut, Disneyland Shanghai telah resmi dibuka kembali pada Senin (11/5), yang langsung dipenuhi dengan pengunjung bermasker.
Diketahui Disneyland Shanghai telah ditutup sejak 25 Januari 2020 lalu untuk membatasi jumlah pengunjung masuk serta menutup beberapa wahana demi mematuhi pedoman jarak sosial. Pembukaan kembali Disneyland Shanghai ini menjadi salah satu jalan keluar yang diambil pemerintah Partai Komunis di Tiongkok untuk menghidupkan kembali ekonomi negara.
"Kami berharap pembukaan kembali hari ini menjadi cahaya suar bagi dunia, memberikan harapan dan inspirasi bagi semua orang," kata presiden Resor Disney Shanghai, Joe Schott, di hadapan wartawan, seperti yang dikutip dari CNNIndonesia.
Tiongkok yang merupakan asal pandemi virus Corona pada Desember 2019 lalu adalah negara pertama yang memberlakukan lockdown. Mereka juga negara yang pertama kali membuka lockdown setelah wabah dikendalikan pada awal Maret 2020 lalu. Seperti halnya pabrik dan toko yang mulai dibuka kembali, namun bioskop, tempat karaoke, pusat kebugaran dan bisnis hiburan masih tutup.
Meski telah dibuka kembali, pengunjung yang hendak memasuki Disneyland Shanghai harus diperiksa suhu tubuhnya di pintu masuk Sama seperti sebelumnya, lagu tema Disneyland, "Wish You Upon a Star" pun terdengar dari pengeras suara anteran.
Pihak pengelola juga membuat tanda jarak sosial lewat papan pengumuman dan coretan di jalan. Sementara itu, jumlah orang yang naik wahana permainan dibatasi dan tempat duduknya dibuat berjarak.
"Sangat gembira dengan pembukaan ini!" teriak pengunjung yang diizinkan masuk setelah mengantre sejak pagi.
Pengunjung wajib melakukan pemesanan tiket sebelum datang, menunjukkan kartu identitas resmi, serta mengunduh aplikasi pelacak kesehatan yang dirilis oleh pemerintah kota Shanghai.
"Aturan baru ini akan membantu pengelola mengatur pengunjung," kata Andrew Bolstein, wakil presiden bagian operasional Disneyland Shanghai.
Namun atraksi dalam ruangan termasuk area bermain anak-anak dan pertunjukkan masih tertutup sesuai aturan pemerintah. "Kami berharap dapat menghadirkannya kembali dalam waktu dekat," katanya.
(wk/tria)