Sekolah Kembali Dibuka, Pelajar di Beijing Pakai Gelang Deteksi Demam
Dunia

Sebagai langkah antisipasi menekan angka penularan virus, pemerintah Tiongkok menerapkan protokol kesehatan ekstra saat negara memulai transisi ke kehidupan normal.

WowKeren - Tiongkok telah membuka kembali golombang sekolah bertahap seiring dengan mulai bisa dikendalikannya penyebaran virus corona (COVID-19) di negara tersebut. Namun, kondisi belum bisa dikatakan sepenuhnya membaik.

Sebagai langkah antisipasi menekan angka penularan virus, pemerintah setempat menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan ekstra saat negara itu memulai transisi ke kehidupan normal. Salah satunya dengan meminta para siswa di Beijing untuk mengenakan gelang khusus. Gelang ini berfungsi untuk memonitor suhu badan pemakainya secara real time.

Gelang tersebut diluncurkan di lima distrik Beijing untuk kelas pertama bagi murid sekolah menengah. Melalui gelang ini, orang tua siswa dan juga guru dapat memantau suhu murid mereka melalui aplikasi.


Seorang guru di sana mengatakan jika siswa dianjurkan untuk memakai gelang tersebut selama 24 jam. Jika suhu tubuh murid melebih 37,2 derajat celcius, gelang akan meminta guru memberitahukan hal itu ke polisi. "Gelang itu mirip dengan fitness tracker pada umumnya. Kami merekomendasikan agar siswa memakainya 24 jam sehari," kata guru tersebut kepada Beijing Daily.

Sementara itu, uji coba pemakaian teknologi pintar untuk mendeteksi suhu tubuh ini sebelumnya sudah dilakukan di 18 sekolah menegah atas di Distrik Fengtai. Protokol kesehatan seperti memakai masker, pengecekan suhu, dan menjaga jarak telah menjadi keseharian normal yang baru di negeri itu.

Sejumlah provinsi bahkan telah mengambil langkah ekstra ketika sekolah kembali dibuka. di Provinsi Guangdong misalnya, yang mengharuskan 167.000 dari angkatan pertama siswa sekolah menengah dan 30.000 guru untuk menjalani uji asam nukleat pada akhir April.

Pemerintah Tiongkok sendiri memang sudah membuka kembali aktivitas pembelajaran di sekolah menengah pertama dan umum, di sejumlah daerah dengan tingkat penyebaran virus corona yang rendah. Namun saat ini Tiongkok dilaporkan tengah bersiap menghadapi gelombang kedua COVID-19 lantaran kasus baru kembali muncul setelah sebulan nihil.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait