Pada dasarnya, menjalankan puasa tidak akan mengganggu kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui. Namun kekurangan cairan parah dan kurangnya asupan gizi dan mineral saat berpuasa juga memiliki potensi membuat pasukan ASI menurun.
- May 14, 2020
WowKeren - Jika kalian sedang menyusui, kalian bisa menambahkan frekuensi menyusui saat puasa. Saat sedang menyusui, otot-otot yang ada di sekitar payudara akan berkontraksi, dan ASI siap untuk dikeluarkan. Pada saat kontraksi ini, akan mengeluarkan 2 jenis hormon, salah satunya adalah hormon oksitosin.
Ibu menyusui yang puasa perlu meningkatkan frekuensi pemberian ASI. Sehingga kalian harus tetap menyusui selama 3 jam sekali, atau pompalah asi selama 3 jam sekali. Hal ini dilakukan agar frekuensi susu bertambah, dan menyebabkan kualitas produksi ASI menjadi baik, walaupun si ibu sedang berpuasa.
(wk/putr)