Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak angka kasus COVID-19 di tanah air dengan total mencapai 5.554 kasus atau 36 persen dari total keseluruhan kasus di Indonesia.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 14 Mei 2020 - 17:15 WIB
WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali mencatat penambahan kasus positif corona pada Kamis (14/5) sore. Namun, jumlah penambahan kali ini mengalami penurunan dari hari sebelumnya.
Hingga Kamis, tercatat ada 568 kasus baru. Sehingga totalnya menjadi 16.006 kasus. "Penambahan 568 kasus. Total pasien positif menjadi 16.006 kasus," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Kamis (14/5).
Sementara itu, jumlah korban meninggal mencapai 1.043. Jumlah ini jauh lebih sedikit dari pasien yang dilaporkan sembuh yang mencapai 3 kali lipat, yakni sebanyak 3.518.
Virus corona telah menyebar di 34 provinsi di Indonesia. Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak angka kasus COVID-19 di tanah air dengan total mencapai 5.554 kasus . Yang mana jumlah ini mengambil porsi 36 persen dari total keseluruhan kasus di Indonesia.
Sementara itu di posisi kedua ada Jawa Timur dengan total kasus mencapai 1.772. lalu disusul Jawa Barat dengan 1.556 kasus.
Sebelumnya pada Rabu (13/5) penambahan kasus positif corona mengalami lonjakan. Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia dilaporkan mencapai 15.438 orang dengan penambahan sebanyak 689 dari hari sebelumnya.
Angka tersebut menjadi puncak tertinggi penambahan kasus positif virus corona dalam sehari di Tanah Air. Sebanyak 1.028 orang di antaranya telah meninggal dunia dan 3.287 orang lainnya dinyatakan sembuh dari COVID-19.
Kasus corona di RI masih terus mengalami penambahan setiap harinya. Sejumlah daerah telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bahkan ada yang sudah memasuki PSBB jilid kedua seperti Jakarta dan Surabaya Raya. Keputusan ini diambil lantaran periode 14 hari sebelumnya dinilai belum cukup untuk menekan laju penyebaran virus ini.
(wk/zodi)