Tak Ingin Kerusuhan di AS Meluas, Adik George Floyd Ungkap Pesan Hangat Ini
AP
Dunia

Adik George Floyd, Terrence Floyd, meminta demonstran berhenti merusuh dan fokus pada menuntut keadilan atas kasus sang kakak. Ia pun memberikan pesan hangat seperti ini.

WowKeren - Kematian George Floyd (46) usai lehernya diinjak seorang petugas kepolisian pada awal pekan lalu masih menjadi bahasan panas. Pasalnya tragedi itu memicu munculnya berbagai protes soal kasus rasisme yang kerap terjadi di Amerika Serikat, khususnya kepada kaum kulit hitam.

Ratusan hingga ribuan warga Amerika Serikat pun turun ke jalan demi menuntut keadilan atas kematian Floyd. Mirisnya aksi demonstrasi ini sekarang justru berujung menjadi kerusuhan yang sampai menyebabkan Presiden Donald Trump dan keluarga diungsikan ke bunker Gedung Putih.

Menanggapi hal tersebut, adik Floyd, Terrence Floyd muncul di hadapan publik. Dalam kemunculannya, Terrence memohon agar para demonstran berhenti melakukan kerusuhan apalagi bila sampai menghancurkan kota mereka sendiri.

"Kadang-kadang saya marah, saya juga ingin meluapkan amarah," ujar Terrence, dilansir dari ABC News, Selasa (2/6). "Aku ingin menjadi gila. Tapi aku di sini, (meyakini) kakakku adalah simbol perdamaian."

Bahkan Terrence sempat berkelakar menyebut mendiang sang kakak sebagai raksasa. "Anda akan mendengar banyak orang mengatakan dia adalah raksasa yang lembut," katanya.


Terrence pun meminta publik untuk fokus pada tuntutan keadilan alih-alih merusuh sampai menghancurkan kota. "Semua ini tidak perlu karena jika keluarga dan darahnya (para pelaku) tidak melakukannya, lalu mengapa kamu melakukan?" tegas Terrence.

"Karena ketika kamu sudah selesai dan berbalik dan ingin pergi membeli sesuatu, kamu ternyata sudah menghancurkannya," imbuh Terrence. "Jadi (yang sekarang Anda lakukan) adalah menghancurkan hidup Anda sendiri. Jadi santai saja, keadilan akan dilayani."

Terrence menegaskan bukan berarti ia mengentengkan atau tak menganggap solidaritas semua warga yang terlibat. Namun ia ingin agar saudaranya diingat sebagai hal yang positif dan memotivasi alih-alih pemicu kerusuhan besar seperti saat ini.

"Begitulah dia harus diingat," pungkas Terrence. "Lakukan sesuatu yang positif dan berhenti membuat alasan (untuk merusuh)."

Terrence pun mengungkapkan keinginannya dan keluarga agar Derek Chauvin beserta ketiga eks aparat kepolisian lain segera menerima hukuman yang setimpal atas perbuatan mereka. Kekinian Chauvin telah didakwa atas pembunuhan, apalagi karena hasil forensik Floyd menyatakan kehabisan napas atau asfiksia sebagai penyebab kematian.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts