Riset Terbaru Sebut Segelintir Manusia Sudah Lebih Dulu Kebal Virus Corona
Dunia
Pandemi Virus Corona

Para peneliti mengungkap adanya reaktivitas silang ketika sel T pembantu dikembangkan oleh tubuh sebagai respons terhadap virus, yang bereaksi terhadap patogen yang serupa tetapi sebelumnya tidak diketahui.

WowKeren - Sebuah penelitian baru mengungkap adanya kemungkinan beberapa orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang membuat mereka mampu memerangi virus corona, bahkan sebelum virus ini muncul. Alhasil, tubuh mereka mampu menangkal infeksi virus corona.

Studi yang diterbitkan di jurnal Cell tersebut menunjukkan adanya beberapa orang yang belum pernah terpapar virus corona memiliki sel T pembantu. Sel ini mampu mengenali dan merespons virus tersebut.

Para peneliti menyebut fenomena ini sebagai reaktivitas silang. Hal ini terjadi ketika sel T pembantu dikembangkan oleh tubuh sebagai respons terhadap virus, yang bereaksi terhadap patogen yang serupa tetapi sebelumnya tidak diketahui.

"Anda mulai dengan sedikit keuntungan," tutur salah satu penulis penelitian Alessandro Sette seperti dilansir dari Business Insider, Jumat (5/6). "Mulai dari persaingan antara virus yang ingin bereproduksi dan sistem kekebalan yang ingin menghilangkannya."


Menurutnya, sel T pembantu ini mampu membantu mengembangkan response imun yang tak hanya lebih kuat namun juga lebih cepat. Dalam penelitian ini, tim tersebut memeriksa sistem kekebalan tubuh dari 20 orang yang pernah terinfeksi virus corona dan pulih dan 20 orang yang telah dikumpulkan antara tahun 2015 dan 2018. Di antara selang waktu ini tidak ada kemungkinan orang-orang terpapar virus corona.

DI antara 20 orang yang pernah terpapar virus corona ditemukan adanya dua sel darah putih yang dirancang khusus untuk melawan virus dan antibodi yang dihasilkan pada masing-masing tubuh mereka. Rekan penulis penelitian Shane Crotty mengatakan jika orang-orang ini memiliki respons yang baik terhadap virus.

Sementara itu di antara 20 orang yang sampel darahnya diambil sebelum pandemi COVID-19, 50 persen memiliki jenis sel darah putih yang disebut CD4 + - T cell yang membantu sistem kekebalan membuat antibodi. Menurut para peneliti, jenis sel ini mampu mengenali virus corona dan mendorong sistem kekebalan tubuh untuk melawan dengan segera.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah maupun sejauh mana reaktivitas silang ini mempengaruhi tingkat keparahan suatu kasus.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts