Heboh Buku Harian Nazi, Isinya Ungkap Lokasi Harta Karun Berisi 30 Ton Emas PD II
Dunia

Heboh buku harian milik Nazi yang disimpan rapat-rapat, isinya mengungkap lokasi harta karun berisi 30 ton emas yang tersembunyi sejak Perang Dunia (PD) II. Dimana?

WowKeren - Sebuah buku harian milik Nazi baru-baru ini menjadi pemberitaan luas di berbagai media internasional. Pasalnya, isi buku harian tersebut telah mengungkap sebuah harta karun hingga 30 ton emas yang disembunyikan Nazi selama Perang Dunia (PD) II.

Buku harian tersebut disimpan rapat-rapat oleh sekte rahasia dalam beberapa dekade terakhir. Dalam buku harian, dikabarkan ada sebuah peta yang bisa menunjukkan dimana tepatnya lokasi harta karun itu berada.


Dilansir dari situs berita Polandia The First News (TFN), buku harian itu ditulis oleh seorang perwira Nazi bernama Waffen Schutzstaffel (SS) yang menggunakan nama pena “Michaelis”. Ia mengungkapkan rencana komandan Nazi yaitu Heinrich Himmler dalam buku hariannya.

Michealis mengungkap jika sang komandan berencana menyembunyikan kekayaan bangsa Eropa yang telah dijarah Nazi. Diantaranya ada sebuah artefak dan karya seni yang tidak ternilai harganya.

Buku harian ini sendiri telah dirahasiakan dan disembunyikan di kota Quedlinburg, Jerman oleh kelompok Masonik. Kelompok Masonik sendiri merupakan sekte rahasia yang telah ada selama lebih dari 1.000 tahun, di mana salah satu anggotanya adalah seorang perwira Nazi yang tergabung selama masa Reich ketiga.

Penulis buku harian ini sendiri diduga telah menjadi salah satu anggota kelompok tersebut. Pada tahun 2019, kelompok Masonik memutuskan untuk memberikan buku harian ini ke sebuah yayasan di Polandia bernama Silesian Bridge.

Kemudian di bulan Maret 2019, pihak yayasan mengumumkan bahwa mereka telah menerima catatan dari salah satu anggota Masonik sebagai bentuk permintaan maaf kepada rakyat Polandia. Yayasan ini juga mengungkap catatan berupa peta kuno.

Konon, lokasi harta karun ini berada di lokasi sumur terlantar yang memanjang hampir 60 meter di bawah halaman Istana Hochberg abad ke-16, Desa Roztoka, Polandia barat daya. Hal itu diungkapkan oleh Roman Furmaniak, seorang wakil dari yayasan Silesian Bridge.

”Istana itu dipenuhi dengan ruang bawah tanah yang sangat luas yang menawarkan banyak tempat persembunyian Nazi,” jelas Perwakilan Kementerian Kebudayaan dan Warisan Nasional Polandia, Magdalena Tomaszewska seperti dilansir Live Science pada Sabtu (6/6). “Yang bahkan di dalamnya terdapat karya seni yang sangat besar.”

Selain itu, buku harian ini juga mengungkap 11 situs tempat Nazi menyembunyikan bongkahan emas yang berhasil dijarah termasuk permata, lukisan, dan benda-benda keagamaan. Jumlah emas di dasar sumur diperkirakan bernilai miliaran euro.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts