Sambut HUT Bhayangkara ke-74, Polri Gratiskan Pembuatan SIM Bagi Warga Kelahiran 1 Juli
Nasional

Korlantas Polri membuat program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 khusus bagi warga yang lahir pada tanggal 1 Juli.

WowKeren - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar program khusus pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74. Bukan hanya untuk pembuatan SIM baru, hal ini juga berlaku untuk warga yang akan melakukan perpanjangan SIM.

Kebijakan itu diberikan mengacu pada Surat Telegram Nomor ST/1671/VI/YAN.1.1/2020 tanggal 12 Juni 2020 yang ditandatangani oleh Kakorlantas Inspektur Jenderal Istiono. "Teorinya itu bagi pemohon SIM yang lahir pada 1 Juli dibebaskan dari biaya, namun kewajiban PNBP tetap dibayarkan," kata Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Yusuf mengutip dari CNNIndonesia, Senin (15/6).


Kendati demikian, pembayaran PNBP tidak lagi diberatkan pada pemohonnya. Melainkan akan ditanggung oleh Satuan Pelaksana (Satpas) dan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Polda atau Polres di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi bukan berarti tidak membayar PNBP. Itu tetap dibayar tapi bukan [oleh] pemohonnya, tapi oleh Polda atau Polres yang menanggulangi dan mereka bisa dengan pihak ketiga," papar Yusuf. "Biasanya itu pihak Satpas bekerja sama dengan pihak BRI agar pelayanan bagi masyarakat bisa gratis."

"Karena mereka telah menalangi biaya PNBP yang masuk ke kas negara," tambah Yusuf. Lantaran begitu, maka warga hanya perlu membayar biaya cek kesehatan dan asuransi untuk proses pembuatan SIM tersebut.

Selain itu, bagi pemohon SIM baru juga wajib lulus dalam tes uji teori dan praktek. Sementara untuk pemohon perpanjangan SIM hanya perlu menyertakan SIM lama.

Di sisi lain, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan pihaknya juga akan menggelar program pembuatan SIM gratis di wilayah Jakarta. "Nanti disampaikan ke masyarakat, mungkin yang lahir tanggal 1 Juli, belum dipastikan," ucap Sambodo.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts