Ilmuwan Beber 3 Skenario Pahit Corona, Yang Terburuk Bakal 'Sehoror' Wabah Flu Spanyol 1918
AP Photo
Health

Pandemi virus Corona diperkirakan tak akan berakhir dalam waktu dekat, apalagi karena riset soal vaksinnya pun masih 'jalan di tempat'. Peneliti pun mengungkapkan 3 skenario terburuk soal wabah.

WowKeren - Pandemi virus Corona masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda, bahkan setelah 6 bulan terlalui sejak pertama kali merebak. Hingga saat ini sudah hampir 10 juta orang di seluruh penjuru dunia terinfeksi dan vaksin penangkalnya masih dalam pencarian.

Ilmuwan pun kerap memberikan prediksinya soal perkembangan wabah virus Corona ke depan akan seperti apa. Salah satunya sebuah riset di University of Minnesota yang mengungkap ada 3 skenario pahit soal perkembangan wabah Corona yang menyebut pandemi tak akan berakhir dalam waktu 18 sampai 24 bulan ke depan.

Para peneliti dari University of Minnesota pun mengungkap 3 model skenario kelanjutan pandemi COVID-19. Skenario ini merupakan yang terburuk yang akan dihadapi.

Skenario pertama memperkirakan bakal ada serangkaian gelombang kecil, secara berulang terjadi menyusul gelombang pertama. Ilmuwan menyebut skenario ini sebagai "Peaks and Valleys".


Sedangkan skenario kedua disebut sebagai "Fall Peak". Skenario ini diklaim sebagai yang terburuk diantara semua pilihan model yang disebutkan peneliti.

Skenario ini sendiri diperkirakan bakal terjadi di belahan bumi utara pada musim gugur yakni pada September sampai Desember. Bila sampai terjadi, skenario ini tak jauh berbeda dengan yang terjadi ketika wabah flu Spanyol pada 1918 dan 1919 silam.

Menurut para ilmuwan, skenario ini terjadi ketika vaksin tetap tak ditemukan sampai 2021 mendatang. Dalam kondisi ini virus akan mudah sekali menular dan banyak orang akan terinfeksi tanpa gejala.

Sedangkan skenario ketiga disebut sebagai "Slow Burn". Skenario ini diklaim belum pernah teramati pada kasus-kasus pandemi selama ini. Skenarionya adalahg gelombang COVID-19 akan muncul diikuti dengan penularan dan pola yang tidak jelas.

Apapun skenario yang akan terjadi, ilmuwan mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 belum akan selesai dalam waktu dekat. Kondisi saat ini dikatakan sangat sulit ditebak. "Harus bersiap untuk aktivitas COVID-19 yang signifikan, dalam setidaknya 18-24 bulan," tegas para ilmuwan.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait