COVID-19 Jatim Masih 'Juara', Khofifah Siapkan Langkah Akhir Turunkan Pertambahan Kasus
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Untuk memenuhi target Presiden Jokowi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tengah menyiapkan langkah-langkah terakhir untuk menurunkan angka infeksi COVID-19 di wilayahnya.

WowKeren - Presiden Joko Widodo memberi target agar Jawa Timur bisa menurunkan pertambahan kasus corona (COVID-19) dalam waktu dua minggu. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun mengatakan bahwa pihaknya tengah menggodok langkah-langkah terakhir untuk menurunkan angka infeksi.

Hal ini diungkapkan Khofifah usai menggelar rapat koordinasi bersama Menkopolhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. "Masing-masing menyampaikan pelaksanaan selama ini dan langkah-langkah yang menjadi jawaban arahan Pak Presiden diharapkan dua minggu ke depan ada proses yang terkendali," kata Khofifah, di Hotel JW Marriott, Surabaya, Jumat (26/6).


Saat ini, Pemprov Jatim dan seluruh pemangku jabatan di Surabaya Raya, tengah merinci langkah mewujudkan enam arahan Presiden Jokowi, untuk menekan kasus corona di Jatim "Kita sedang breakdown final action dari enam arahan pak presiden, kita sedang matangkan dengan pak pangdam dan pak kapolda," ujarnya.

Namun, Khofifah masih belum bisa menyampaikan secara detail terkait final action tersebut. Sebab saat ini masih hal itu masih dalam proses pematangan. "Boleh saya minta waktu dimatangkan dulu karena ini baru kemarin, tadi malam saya sudah koordinasi dengan Pak Pangdam dan Kapolda, kita akan breakdown enam arahan presiden," ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengatakan sudah menyampaikan beberapa poin breakdown enam arahan presiden itu, kepada Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsdya TNI Imran Baidirus. "Tadj juga saya sudah sampaikan ke Pangkogabwilhan II dari beberapa final action itu, ada plan a b c, nanti kita lihat breakdown programnya dan timeline-nya," pungkasnya.

Sebelumnya, provinsi Jawa Timur telah menjadi wilayah dengan kasus virus corona tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, kasus positif virus corona di Jawa Timur hari ini sudah mencapai 10.901 orang.

Angka tersebut rupanya membuat Jatim berhasil menyalip provinsi DKI Jakarta yang sebelumnya menjadi wilayah yang menjadi penyebaran COVID-19 tertinggi di Tanah Air. Saat ini, ibu kota Indonesia tersebut telah memiliki 10.796 kasus virus corona.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts