Pemerintah telah menutup aktivitas industri dan sekolah serta perbatasan. Seiring dengan kebijakan itu, para pejabat di sana juga terus menyerukan agar orang-orang tetap berada di rumah
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 02 Juli 2020 - 13:38 WIB
WowKeren - Langkah lockdown telah diambil oleh sejumlah negara untuk menekan penyebaran kasus COVID-19. Namun, ada satu negara di Amerika Latin yang berhasil mengatasi pandemi ini tanpa mengambil kebijakan lockdown.
Dilansir AFP News, terdapat foto Presiden Uruguay Luis Lacalle Pou yang sedang berselancar di pagi hari menjelang rapat kabinet. Foto ini mengindikasikan keberhasilan pemerintah setempat dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan untuk mengendalikan pandemi COVID-19.
Pria berusia 47 tahun itu muncul dari Atlantik Selatan dengan pakaian selam dengan papan selancar sembari tersenyum. Tak pelak, foto ini segera menjadi pemberitaan, seiring dengan Eropa yang membuka kembali perbatasan di 15 negara.
Uruguay menjadi satu-satunya negara Amerika Latin yang masuk ke dalam daftar tersebut. Selama pandemi corona, Uruguay mencatat kurang dari 1.000 kasus COVID-19. Negara berpenduduk sekitar 3,4 juta jiwa ini mencatat hanya 27 kematian imbas corona.
Sedangkan untuk kasus aktif di negara itu saat ini hanya ada 83. Tentu saja, kondisi ini bertolak belakang 180 derajat dengan negara tetangganya, Brasil.
Berdasarkan data dari Worldometers, Kamis (2/7), Brasil telah mencatat lebih dari 1,4 juta kasus COVID-19. Jumlah ini menempatkan negara tersebut pada peringkat kedua negara di dunia dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak setelah Amerika Serikat.
Kembali ke Uruguay, capaian tersebut merupakan hal yang patut diapresiasi mengingat negara tersebut tidak pernah secara resmi memberlakukan lockdown. Memang pemerintah telah menutup aktivitas industri dan sekolah serta perbatasan. Seiring dengan kebijakan itu, para pejabat di sana juga terus menyerukan agar orang-orang tetap berada di rumah.
Pesan ini secara terus-menerus disampaikan melalui media. bahkan ada petugas yang mengumumkannya lewat helikopter. Spesialis penyakit menular, Alvaro Galiana menilai jika keberhasilan Uruguay dalam menekan kasus COVID-19 tak lepas dari upaya pelacakan awal.
"Kemunculan awal kasus-kasus diketahui dengan baik, pada saat sirkulasi virus dalam populasi masih sangat terbatas," kata Galiana masih dilansir AFP. "Yang menyebabkan langkah-langkah memadai pun bisa dilaksanakan."
(wk/zodi)