Hampir 3 Ribu Orang Positif Corona Hari Ini, Jokowi: Lampu Merah Lagi!
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Indonesia melaporkan sebanyak 2.657 orang positif Corona dalam kurun 24 jam terakhir, terhitung sejak Rabu (8/7) sampai Kamis (9/7). Angka ini praktis kembali memecahkan rekor nasional.

WowKeren - Presiden Joko Widodo turut menanggapi perihal pecahnya rekor penambahan kasus positif Corona nasional pada Kamis (9/7) hari ini. Sebab seperti diketahui ada 2.657 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dalam rentang waktu 24 jam belakangan, terhitung sejak Rabu (8/7) pukul 12.00 WIB.

"Dan juga perlu saya ingatkan, ini saya kira sudah lampu merah lagi," ujar Jokowi saat meninjau Posko Penanganan COVID-19 Kalimantan Tengah di Palangkaraya, Kamis. "Hari ini secara nasional kasus positif ini tinggi sekali hari ini, 2.657 (orang)."

Oleh karena itulah Jokowi kembali mewanti-wanti masyarakat agar jangan meremehkan wabah ini. Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa pengendalian wabah Corona sejatinya sangat bertumpu pada pemerintah daerah. "Sebaran COVID-19 di Tanah Air ini sangat tergantung sekali pada bagaimana daerah mengendalikannya," kata Jokowi, dikutip dari Detik News.

Pada kesempatan yang sama sang presiden juga sempat mengomentari perihal perkembangan wabah COVID-19 di Kalteng. Dengan angka kasus positif mencapai 1.096 secara kumulatif, serta pasien sembuh sebanyak 484 orang dan yang meninggal 65 kasus, Jokowi berharap agar pemda serius dalam menyikapi masalah ini.


"Tetapi kalau angka yang masih kecil ini tidak dikendalikan baik, manajemen krisis tidak dilakukan, rakyat tidak diajak untuk kerja sama-sama, hati-hati," tutur mantan Wali Kota Solo itu. "Angka yang tadi saya sampaikan bisa bertambah banyak."

Seperti diketahui, sebanyak 2.657 orang dikonfirmasi positif terinfeksi virus Corona pada hari ini. Angka ini praktis mengalahkan rekor nasional yang ditorehkan pada Rabu (8/7) kemarin dengan sekitar 1.800 kasus.

"Hari ini kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.657 orang," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi persnya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta. "Sehingga akumulasinya sekarang menjadi 70.736 orang."

Sebaran tertinggi berada di Jawa Barat dengan mencapai 962 kasus positif. Tingginya angka ini masih berkaitan dengan timbulnya klaster baru di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Bandung yang belakangan dikonfirmasi sejatinya mencapai 1.262 orang.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts