Fenomena ‘demam’ bersepeda kini terjadi di tengah pandemi virus corona. Dokter kejiwaan lantas mengungkapkan manfaat olahraga tersebut secara psikis dan emosional.
- Ruth Meliana
- Jumat, 17 Juli 2020 - 15:24 WIB
WowKeren - Fenomena hobi bersepeda saat ini mulai bermunculan di tengah pandemi virus corona. Ternyata, melakukan olahraga dalam bentuk bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah berdampak positif secara psikis.
Dokter jiwa dari RSJ Dr Soeharto Heerdjan Grogol, dr Safyuni Naswati mengatakan jika bersepeda memiliki efek yang sangat baik bagi otak dan kejiwaan. Salah satu manfaat bersepeda menurut Safyuni adalah dapat mengendalikan emosi.
Safyuni menjelaskan jika bersepeda dapat memicu pelepasan hormon rasa senang terhadap seseorang. Akibatnya, seseorang akan merasa jauh lebih rileks dan bebas dari rasa stres yang membebani.
Lebih lanjut Safyuni mengatakan bersepeda sanggup mengaktifkan sistem saraf sehingga berdampak positif untuk otak. Sistem saraf tersebut dapat meningkatkan fungsi memori dan juga mencegah pikun pada lanjut usia. Meski demikian, bersepeda saat pandemi virus corona tetap harus memperhatikan protokol kesehatan COVID-19.
Safyuni kemudian telah meringkas 3 manfaat besar melakukan aktivitas bersepeda yang memiliki dampak baik bagi psikis. Berikut merupakan manfaatnya:
1. Meningkatkan Memori
Saat bersepeda, hippocampus (inti dari memori pada sistem otak) akan merespons sangat kuat terhadap aktivitas tersebut. Dampaknya, olahraga itu akan menstimulasi sel saraf dan meningkatkan jumlah neuron baru.
Selain itu, hippocamus juga bisa membantu kelangsungan hidup sel-sel baru. Hal ini meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengingat sesuatu, baik dalam dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
2. Memperlambat Penurunan Fungsi Kognitif
Bersepeda selama 30 - 45 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu dapat membantu menangkal timbulnya demensia (penurunan daya ingat). Aktivitas tersebut juga bisa membantu seseorang meningkatkan keseimbangan.
Tak sampai disitu, latihan tersebut juga bisa meningkatkan koordinasi, dan kelincahan dapat memberi dampak positif yang besar bagi struktur otak. Hal ini bisa meningkatkan fungsi kognitif, khususnya bagi sekelompok orang berusia lanjut.
3. Membantu Mengendalikan Emosi
Seseorang yang secara rutin bersepeda dapat mengendalikan sejumlah emosi. Diantaranya adalah perasaan marah, sedih, dan bahagia. “Olahraga dapat memunculkan hormon rasa senang, salah satunya adalah dopamine (hormon pemberi mood baik),” ujar dr Safyuni dalam sebuah diskusi online seperti dilansir dari Detik, Kamis (16/7).
Safyuni juga memaparkan hasil penelitian para ilmuwan selama dua bulan, dimana bersepeda dapat menciptakan perubahan dalam pengaturan diri seseorang. Hasilnya, para peneliti mencatat sejumlah perubahan positif dalam pola perilaku, diantaranya adalah penurunan stres, emosional, dan peningkatan kemampuan dalam mengendalikan emosi.
(wk/lian)