Reaksi Alergi Tiba-tiba Muncul? Jangan Cemas, 7 Obat Alami Ini Bisa Redakan Gatal Karena Alergi
Health

Terdapat berbagai obat alergi alami yang terbukti ampuh mengatasi reaksi alergi seperti gatal-gatal maupun pembengkakan. Namun perlu diingat bahwa meski menggunakan obat-obatan alami, pengobatan medis masih perlu dilakukan.

WowKeren - Alergi bisa dialami oleh siapa saja dan di mana saja mengingat banyak hal yang menyebabkan alergi di sekitar kita. Reaksi alergi yang muncul sangat beragam seperti sesak napas, bersin, pusing, muntah hingga gatal dan ruam. Untuk mengobatinya, beberapa orang telah memiliki pengobatannya sendiri.

Namun jika kalian sedang kehabisan, kalian bisa menggunakan obat-obat alami dari rumah. Obat alergi alami memang tidak bisa menggantikan peran pengobatan medis. Meski begitu, terdapat berbagai obat alergi alami yang terbukti ampuh mengatasi reaksi alergi seperti gatal-gatal maupun pembengkakan.

Namun perlu diingat bahwa mengonsumsi obat-obatan medis masih perlu dilakukan. Sebab, obat alergi alami tidak bisa dijadikan pengobatan utama. Berikut tim WowKeren rangkum 7 obat alami yang bisa redakan gatal akibat alergi. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Oatmeal


Oatmeal

Oatmeal fungsinya bukan hanya sebagai makanan yang sehat dan baik untuk tubuh, tapi bisa dijadikan sebagai obat gatal tradisional. Oatmeal pada dasarnya bersifat humektan, yang artinya dapat membantu melembapkan kulit. Selain itu, oatmeal dipercaya mengandung zat antiinflamasi dan antioksidan untuk mengatasi kulit yang terasa gatal, kering, dan kasar.

Menurut penelitian dari International Journal of Molecular Science, menunjukkan bahwa minyak dalam gandum bekerja bersama untuk membantu memperbaiki kulit. Ini karena oat mengandung zat anti-inflamasi seperti minyak linoleat, asam oleat, dan avenanthramides. Senyawa ini mengurangi tingkat sitokin tubuh, yaitu sel protein yang dapat menyebabkan peradangan, termasuk gatal-gatal.

2. Yogurt


Yogurt

Yogurt bisa meredakan gatal akibat alergi karena mengandung probiotik yang tinggi. Yogurt bisa menjadi antihistamin yang aman dan manjur ketika alergi kumat. Probiotik mengandung bakteri baik yang dapat menyeimbangkan jumlah bakteri dalam usus. Itu sebabnya probiotik dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan sebagai respon alergi.

Ibu hamil dan menyusui disarankan untuk mengonsumsi yogurt dengan kandungan probiotik Lactobacillus casei ketika alergi kumat. Selain itu, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi probiotik sejak hamil dapat mencegah anak dengan risiko genetik eksim tinggi untuk mengembangkan eksim. Perlu diketahui, genetik memainkan peranan penting dalam perkembangan eksim pada anak.

3. Coconut Oil


Coconut Oil

Dikenal dengan kandungan antibakteri dan antijamurnya, membuat minyak kelapa dipercaya dapat mengatasi berbagai tanda alergi pada kulit seperti kulit kemerahan, gatal-gatal, maupun tanda bengkak. Minyak kelapa dapat meredakan peradangan dengan meningkatkan kadar antioksidan yang menstabilkan radikal bebas di dalam tubuh, menetralkan atom reaktif yang menyebabkan peradangan, salah satunya gatal-gatal.

Tidak lupa juga, minyak kelapa juga efektif digunakan sebagai pelembap kulit, terutama untuk orang yang kulitnya cenderung kering. Orang yang kulitnya kering rentan mengalami gatal dan bersisik. Cukup dengan mengoleskan minyak kelapa ke area kulit yang alergi atau mengoleskannya terdahulu pada bahan alami lainnya seperti daun biduri.

4. Lidah Buaya


Lidah Buaya

Gel dari lidah buaya bisa digunakan untuk meredakan iritasi karena kulit gatal dan melembapkan kulit. Hal ini ini juga dapat mencegah iritasi berkembang menjadi infeksi. Selain itu, lidah buaya membantu merangsang pertumbuhan sel sehingga kulit yang iritasi akan lebih cepat sembuh dan meninggalkan bekas luka samar.

Namun hati-hati karena enggak semua orang cocok dengan lidah buaya. Beberapa orang yang kulitnya sensitif disarankan untuk mengujinya terlebih dulu. Caranya oles sedikit lidah buaya ke kulit punggung tangan untuk memeriksa tanda-tanda reaksi. Bila sampai 24 jam tidak ada tanda serius yang muncul, bahan alami ini bisa digunakan untuk mengatasi gatal akibat alergi yang kamu alami.

5. Pappermint


Pappermint

Peppermint atau daun mint merupakan salah satu bahan alami untuk mengatasi kulit gatal akibat alergi. Hal ini bisa terjadi karena sifatnya yang menyejukkan sekaligus mengurangi rasa gatal alergi. Papermint memiliki sifat anti inflamasi karena memiliki kandungan zat asam rosmarinik yang bermanfaat meredakan gatal-gatal akibat alergi.

Caranya cukup mudah, ambil beberapa lembar daun mint. Gosokkan di area kulit yang gatal akibat alergi, lakukan hingga gatalnya reda. Bagi ibu yang sedang menyusui daun mint sangat membantu mengatasi luka di puting. Untuk mengobati luka di puting caranya, rebus daun peppermint hingga mendidih. Setelah hangat, oleskan air rebusan daun peppermint ke area yang luka dan sakit.

6. Mentimun


Mentimun

Hampir sama dengan lidah buaya, mentimun dapat memberikan efek dingin pada kulit yang dapat mengurangi kulit gatal yang dialami. Mentimun dapat menenangkan kulit yang kemerahan dan gatal sehingga memberikan rasa nyaman nan sejuk pada kulit. Kandungan astringent merupakan kandungan bahan yang paling terkenal pada mentimun.

Caranya, potong mentimun menjadi beberapa bagian, kemudian oleskan pada bagian kulit yang terasa gatal. Setelah itu, bersihkan dengan air hangat dan berikan pelembap agar kulit terasa nyaman. Atau kalian juga bisa menghancurkan mentimun dan mencampurnya dengan yoghurt.

7. Kompresan Es Batu


Kompresan Es Batu

Mengompres bagian kulit yang gatal dengan es batu juga bisa membantu meringankan gejala gatal. Cobalah untuk meletakkan kantong es atau es batu yang yang dilapisi kain ke permukaan kulit yang terasa sangat gatal. Sensasi dingin dari kompres es batu dapat mengurangi peradangan, yang terkadang dapat memicu gatal di kulit.

Para ahli dari American Academy of Dermatology menyebutkan, kompres es batu dapat menjadi obat kulit gatal. Kalian bisa menempelkan kompres es batu tersebut, atau es batu yang dibalut dalam handuk kecil, selama 5-10 menit. Namun perlu diingat, bahan alami ini hanya digunakan sebagai pertolongan pertama dan alternatif. Jika gatal tak kunjung mereda, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter kulit.

You can share this post!

Related Posts