Ridwan Kamil Terima Hasil Pemeriksaan Calon Relawan Uji Vaksin Corona Sinovac, Lolos?
Instagram/ridwankamil
Nasional
Vaksin COVID-19

Gubernur Jawa Barat itu menjadi salah satu relawan uji klinis fase III vaksin Corona Sinovac yang tentunya harus menjalani serangkaian pemeriksaan. Begini hasil pemeriksaannya.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi salah satu relawan yang mendaftar untuk mengikuti uji klinis fase III vaksin COVID-19 buatan perusahaan bioteknologi Sinovac asal Tiongkok. Dan seperti relawan yang lain, Ridwan juga harus menjalani serangkaian tes pemeriksaan sebelum dinyatakan boleh atau tidak mengikuti uji klinis.

Kekinian Ridwan sudah mendapatkan hasil pemeriksaannya. Mantan Wali Kota Bandung itu dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menjadi relawan uji klinis dan dijadwalkan mendapatkan suntikan vaksin pada Selasa (25/8) pekan depan.

"Saya akan disuntikkan vaksin percobaan ini di tanggal 25," ujar Ridwan dalam bincang virtual, Kamis (13/8). Pada kesempatan itu, Ridwan kembali menyinggung perihal alasan keikutsertaannya dalam uji klinis, yakni untuk menghapus anggapan atau narasi bahwa Indonesia dijadikan "kelinci percobaan".

Langkah ini juga bisa menambah kadar kepercayaan masyarakat soal uji klinis vaksin yang sudah melalui sejumlah tahapan medis ketat. Keikutsertaannya sebagai relawan uji klinis selain untuk meredam kritik, juga sebagai wujud bela negara melawan COVID-19 yang sudah menginfeksi lebih dari 130 ribu orang di Indonesia.


"Dan saya sendiri secara PR saya sadari banyak kritikan ke pemerintah makanya saya ikut jadi relawan," kata Ridwan, dilansir dari Republika, Jumat (14/8). "Karena ada hoaks atau provokasi."

Ridwan sendiri berharap vaksin Corona buatan Sinovac ini bisa berpengaruh besar dalam mengendalikan wabah COVID-19. Namun proses uji klinis untuk mendapatkan vaksin yang benar-benar efektif dan memberikan dampak samping sangat minimal memerlukan langkah yang panjang dan selama waktu itu masyarakat diminta selalu saling menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Jaga jarak dan cuci tangan, utamanya (memakai) masker," pungkas Ridwan menegaskan. "Sampai menunggu vaksin bisa diproduksi bulan Januari di Bandung."

Pemerintah memang optimis vaksin Corona buatan Sinovac ini bisa mulai diproduksi Bio Farma pada Januari 2021 mendatang. Kendati Bio Farma berkeyakinan uji klinis vaksin fase III ini akan memberikan hasil yang baik, rupanya tetap ada sejumlah rencana cadangan yang disiapkan demi mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts