AS Catat Angka Kasus COVID-19 pada Anak-Anak Lampaui Orang Dewasa
Health

Tercatat sebanyak 7,3 persen dari seluruh kasus infeksi COVID-19 di AS terjadi pada anak-anak, yang merupakan sekitar 22 persen dari seluruh populasi di Negeri Paman Sam tersebut.

WowKeren - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan bahwa jumlah kasus infeksi virus corona jenis baru (COVID-19) pada anak-anak terus meningkat antara Maret hingga Juli. Kendati demikian, angka sebenarnya masih sulit dipastikan karena kurangnya pengujian yang dilakukan, di mana tes diprioritaskan bagi orang dewasa dan mereka yang mengalami gejala parah.

Pada 3 Agustus lalu, tercatat sebanyak 7,3 persen dari seluruh kasus COVID-19 di AS terjadi pada anak-anak, yang merupakan sekitar 22 persen dari seluruh populasi di Negeri Paman Sam tersebut. Meski anak-anak memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengembangkan penyakit yang parah, namun mereka tetap berisiko, termasuk mengalami komplikasi.

Disebutkan bahwa data terbaru menunjukkan bahwa angka anak-anak yang menjalani rawat inap karena COVID-19 adalah 8,0 per 100 ribu. Sedangkan, angka untuk orang dewasa sekitar 164,5 per 100 ribu.

Menurut CDC, anak-anak yang sampai sakit berat hingga butuh ventilasi mekanis dan mengalami kematian angkanya lebih rendah daripada orang dewasa. Namun, CDC tetap memperingatkan bahwa satu dari tiga anak yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 di AS harus menjalani perawatan intensif seperti orang dewasa.


Sejauh ini masih belum jelas apakah anak-anak rentan terhadap COVID-19 dibandingkan dengan orang dewasa. Termasuk apakah mereka dapat menularkan virus seperti halnya orang dewasa, karena diyakini mereka masih bisa tanpa sadar menularkan virus.

CDC mengatakan, data menunjukkan sekitar 45 persen dari infeksi pediatrik tidak bergejala. Anak-anak yang sebelumnya telah mengidap penyakit lain serta bayi mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat COVID-19. Hingga saat ini, sebagian besar anak yang menderita kondisi parah dan mengkhawatirkan akibat Covid-19 dilaporkan telah memiliki kondisi medis yang mendasari.

Sebagai informasi tambahan, sejauh ini AS memiliki angka kematian 5,21 per 100 ribu, artinya salah satu yang tertinggi di dunia.

Sementara itu, hingga kini AS telah mencatatkan sebanyak 5,656,204 kasus COVID-19 dengan 175,087 jumlah kematian. Dari angka tersebut, sebanyak 3,011,577 pasien dinyatakan tewas dan kasus aktif sebanyak 2,469,540 jiwa.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait