Usai LG Cikarang, Kini Giliran 2 Pabrik di Karawang Lockdown Gegara 49 Karyawan Positif Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Karawang menutup 2 pabrik karena puluhan karyawannya positif terinfeksi virus Corona. Ini menambah panjang daftar klaster perkantoran/pabrik yang ditemukan.

WowKeren - Satu-persatu klaster perkantoran dan pabrik kembali ditemukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Usai klaster LG Cikarang yang sudah menginfeksi 242 orang, kini giliran dua pabrik di Karawang, Jawa Barat yang ditutup sementara karena puluhan karyawannya positif COVID-19.

Kedua pabrik yang sementara ditutup adalah PT DNP Indonesia dan PT Exedy Manufacturing yang berlokasi di Karawang International Industrial City. "Penutupan aktivitas produksi dua perusahaan itu dilakukan selama 14 hari, terhitung mulai hari ini," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Fitra Hergyana, Rabu (26/8).

Gugus Tugas mengonfirmasi sebanyak 34 karyawan PT DNP Indonesia positif terpapar virus Corona. Sedangkan ada 15 pegawai di PT Exedy Manufacturing yang positif terjangkit COVID-19.

Oleh karena itulah, Gugus Tugas terpaksa "me-lockdown" sementara kedua perusahaan. Selain itu, Gugus Tugas juga mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan di kedua kawasan industri, sebab terungkap PT Exedy Manufacturing belum mengimplementasikannya secara maksimal.


"Kalau PT DNP sebenarnya sudah menerapkan protokol kesehatan. Tapi PT Exedy belum, dan pihak manajemen siap menerapkan protokol kesehatan," terang Fitra, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (27/8). "Intinya ini (penutupan sementara) untuk kebaikan, kesehatan, dan keselamatan karyawan lainnya."

Sebelumnya pabrik LG Electronics yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi ditutup sementara karena ratusan karyawannya dinyatakan positif COVID-19. Dan tak lama setelahnya muncul berita terkait pabrik di Tangerang yang juga ditutup karena puluhan pegawainya positif COVID-19. Untuk Corona di pabrik Tangerang ini disinyalir tersebar luas karena faktor penggunaan AC.

"Iya benar ada pabrik Kota Tangerang yang jadi klaster baru penyebaran COVID-19," ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Rabu (26/8). "Awalnya 1 orang yang positif, lalu di-tracing jadi 3 orang. Lalu diambil tindakan swab/PCR dan hasilnya ada 43 orang yang ternyata positif."

Arief menyebut penularan virus Corona di pabrik tersebut bisa meluas karena karyawannya bekerja di ruangan tertutup dan ber-AC. "Mulai dari packing, pengepakan, pengisian dilakukan di ruangan ber-AC," jelas Arief.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts