Belum Genap Sebulan, Lonjakan Kasus Corona Agustus Lebih Tinggi dari Juli
Nasional

Hingga Kamis (27/8) kemarin, alias baru 27 dari 31 hari bulan Agustus, sudah ada 54.508 kasus positif Corona yang dikonfirmasi. Angka ini melebihi total selama bulan Juli 2020.

WowKeren - Laju penularan wabah virus Corona di Indonesia tampaknya berkembang semakin pesat. Bahkan Agustus 2020 belum benar-benar berlalu, namun lonjakan kasusnya sudah melampaui total pada bulan Juli 2020.

Dilansir dari CNN Indonesia, jumlah akumulasi kasus konfirmasi positif COVID-19 sepanjang Agustus hingga Kamis (27/8) kemarin mencapai 54.508 orang. Padahal pada bulan Juli 2020, yang notabene juga berjumlah 31 hari, mencatatkan 51.991 kasus positif secara total.

Bila merujuk pada bulan-bulan sebelumnya, akumulasi tambahan kasusnya memang terus meningkat dan sangat signifikan. Seperti misalnya ada 1.528 kasus pada Maret, kemudian 8.590 kasus pada April.

Tambahan kasus sampai 5 digit mulai terjadi pada Mei 2020, yakni mencapai 16.355 orang. Kemudian Juni tercatat ada 29.912 kasus positif dalam sebulan, lalu 51.991 orang pada Juli 2020.


Sedangkan Agustus baru berjalan 27 hari tetapi jumlah kasus positifnya sudah melampaui akumulasi pada Juli 2020. Hal ini tentu tak lepas dari beberapa hari yang mencatatkan lonjakan kasus sampai melebihi dua ribu pasien positif COVID-19.

Beberapa hari itu misalnya Jumat (7/8) mencapai 2.473 kasus, Selasa (25/8) mencapai 2.447 orang, dan yang terbaru pada Kamis (27/8) kemarin mencapai 2.719 orang. Praktis angka ini merupakan rekor terbaru yang dicatatkan Indonesia sejak temuan klaster besar di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung, Jawa Barat pada awal Juli 2020 kemarin.

Memang memasuki bulan Agustus, rerata tambahan kasus hariannya mencapai 2 ribu. Padahal jumlah tes COVID-19 yang dilakukan setiap harinya belum memenuhi target Presiden Joko Widodo, yakni mencapai 30 ribu spesimen per hari.

Bahkan belum lama ini terungkap rasio tes COVID-19 di Indonesia masih sangat minim, tak jauh berbeda dengan Ethiopia. Rasio tes Indonesia saat ini mencapai 7.747 tes per 1 juta penduduk, sementara Ethiopia berada pada level 6.388 tes per 1 juta penduduk.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, pun tak menampik bahwa jumlah spesimen yang dites setiap harinya memang masih jauh dari target. Dan target dari Jokowi sendiri, yakni mencapai 30 ribu spesimen, menurut Wiku juga bukan sesuatu yang mudah dipenuhi karena beberapa hambatan dari segi sumber daya manusia (SDM).

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait