Kasus Positif dan Kematian Corona Sidoarjo Disebut Dalam Fase Puncak
Nasional

Menurut Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, penambahan kasus positif dan angka kematian COVID-19 di Sidoarjo kini berada dalam fase puncak.

WowKeren - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa ada sejumlah daerah yang mengalami peningkatan kasus positif baru dalam empat pekan terakhir. Salah satunya adalah Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur.

Menurut Wiku, penambahan kasus positif dan angka kematian COVID-19 di Sidoarjo kini berada dalam fase puncak. Wiku juga mengungkapkan bahwa kasus suspek dalam perawatan baru turun sekitar empat persen dari fase puncak.

"Sidoarjo yang selama empat minggu tanpa perubahan mohon perhatian ini kondisinya adalah penambahan kasus positifnya masih dalam fase puncak," terang Wiku dalam konferensi pers di Kantor Presiden pada Kamis (27/8). "Penambahan angka kematian dari kasus positif juga masih dalam fase puncak. Ini betul-betul harus ditangani dengan baik, dan kasus suspek dalam perawatan baru turun 4 persen dari fase puncak."

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kabupaten Sidoarjo, ada 2.763 kasus positif corona dan 159 kematian per 22 Juli 2020. Per 26 Agustus 2020 angka tersebut meningkat drastis dengan 4.801 kasus positif corona dan 299 kematian.


Selain Kabupaten Sidoarjo, Wiku menjelaskan bahwa ada 10 wilayah zona merah di DKI Jakarta yang juga tak mengalami perbaikan dalam empat pekan terakhir. Menurut Wiku, kasus positif di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara masih terus meningkat.

Di sisi lain, Kabupaten Sidoarjo hingga kini masih berstatus zona merah alias berisiko tinggi COVID- 19. Status zonasi didasarkan pada laporan Satgas COVID-19 per 23 Agustus 2020.

Temuan terbaru, sebanyak 53 orang narapidana di Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, dinyatakan positif COVID-19. Selain 53 napi, ada empat pegawai Lapas yang turut terpapar COVID-19. Untuk antisipasi kasus serupa, pihak Lapas pun memilah napi yang berusia lanjut.

"Untuk pegawai semuanya menjalani isolasi mandiri di rumah," tutur Kalapas Kelas I Surabaya di Porong, Gun Gun Gunawan, dilansir Antara, Kamis (27/8). "Sedangkan untuk WBP (warga binaan) sebanyak 47 diisolasi di ruang kesehatan lapas, dan enam harus menjalani isolasi perawatan di RSUD Kabupaten Sidoarjo."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait