Paket Berisi Ganja Dijatuhkan dari Langit Tel Aviv Israel
Dunia

Paket ganja tersebut dijatuhkan menggunakan drone. Saat ini penggunaan ganja secara medis memang telah dilegalkan di Israel namun ilegal untuk tujuan rekreasi.

WowKeren - Sebuah pesawat tak berawak (drone) menjatuhkan paket yang tampak seperti ganja di atas lapangan utama Tel Aviv pada Kamis (3/9) waktu setempat. Paket ganja tersebut dijatuhkan menggunakan drone setelah aktivis yang mendukung legalisasi ganja di Israel berjanji memberi tanaman obat tersebut secara gratis.

Polisi mengatakan mereka menangkap dua pria yang mengoperasikan drone yang terbang di atas Rabin Square, sebuah tempat yang sering digunakan untuk unjuk rasa dan demonstrasi politik. "Waktunya sudah tiba," kata kelompok pro-legalisasi Green Drone. "Apakah itu burung? Apakah itu pesawat? Bukan, Green Drone memberikan Anda ganja gratis dari langit."

Dilansir dari Reuters pada Jumat (4/9), polisi mengatakan bahwa saat ini mereka mencurigai tas-tas itu diisi dengan obat berbahaya dan petugas berhasil mengamankan sebagian diantaranya. Berdasarkan foto yang dibagikan oleh polisi, paket itu terlihat berisi ganja.

Situs web berita Maariv, yang memuat foto-foto drone yang menjatuhkan paket-paket itu, mengatakan para pejalan kaki mengambil sebagian paket sebelum polisi tiba. Rekaman menunjukkan orang-orang di sekitar sibuk mengambil paket yang jatuh di jalan.


Sebagai informasi tambahan, saat ini penggunaan ganja secara medis diizinkan di Israel namun ilegal untuk tujuan rekreasi.

Anggota parlemen Israel telah memberikan persetujuan terhadap undang-undang yang memungkinkan petani untuk mengekspor ganja untuk kebutuhan medis. Ekspor ganja medis ini diharapkan dapat mendatangkan pendapatan negara mencapai 1 miliar shekel atau sekitar Rp3,84 triliun per tahun.

Undang-undang ini mensyaratkan petani untuk memiliki izin dari Kementerian Kesehatan dengan pemantauan dan persetujuan dari kepolisian. Pasar ekspor ganja medis diharapkan menghasilkan pendapatan negara tersebut mencapai 1 miliar shekel (US$ 265 juta atau Rp3,84 triliun) per tahun.

Yoav Kisch dari Partai Likud Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang menulis undang-undang itu menyebut potensi ekonomi yang sangat besar dari pertanian ganja medis. Ia bahkan menyebut ganja sebagai produk yang diberkati dan akan memudahkan penderitaan orang yang sakit.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait