Sementara itu, Kepala Staf Gedung Putih, Mark Meadows, juga terpantau tidak menggunakan masker kala melakukan konferensi pers dengan media pada Jumat (2/10) pagi.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 03 Oktober 2020 - 07:28 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19) pada Jumat (2/10). Meski demikian, Gedung Putih rupanya tetap tak mewajibkan penggunaan masker bagi para staf dan tamunya.
"Protokol standar kami adalah praktik terbauk dan rekomendasi CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS)," ujar seorang pejabat Gedung Putih, dilansir Axios pada Sabtu (3/10). "Masker disarankan, tetapi tidak wajib. Ada tempat pembersih tangan yang terletak di seluruh kompleks, sering mencuci tangan dan menjaga kebersihan yang baik sangat disarankan, serta menjaga jarak sosial. Jadi, saya tidak melihat hal-hal itu berubah."
Meski demikian, pejabat tersebut mengungkapkan bahwa orang-orang yang dekat dengan Presiden Trump menjalani tes COVID-19 secara berkala. Selain itu, tes COVID-19 secara acak juga dilakukan terhadap orang-orang di kompleks Gedung Putih.
Sementara itu, Kepala Staf Gedung Putih, Mark Meadows, juga terpantau tidak menggunakan masker kala melakukan konferensi pers dengan media pada Jumat pagi. Padahal, Meadows sempat melakukan perjalanan dengan Trump dan penasihatnya, Hope Hicks, yang terkonfirmasi positif COVID-19. Meadows sendiri telah dinyatakan negatif COVID-19.
"Presiden memperhatikan kesehatan dan keselamatan dirinya sendiri dan semua orang yang bekerja untuk mendukung dia dan rakyat Amerika dengan sangat serius," ungkap Juru Bicara Gedung Putih, Judd Deere. "Operasi Gedung Putih bekerja sama dengan Dokter untuk Presiden dan Kantor Militer Gedung Putih untuk memastikan semua rencana dan prosedur memasukkan panduan CDC saat ini, dan praktik terbaik untuk membatasi paparan COVID-19 semaksimal mungkin. Baik di kompleks (Gedung Putih) maupun saat Presiden bepergian."
Di sisi lain, Trump terpapar COVID-19 di usianya yang sudah mencapai 74 tahun. Meski demikian, tim jurnalis Gedung Putih melaporkan bahwa kondisi Trump masih baik.
Dokter pribadi Trump, Sean P Conley, yakin bahwa sang Presiden tetap bisa merampungkan semua tugasnya sembari terus menjalani terapi pemulihan sebagai pasien COVID-19. "Saya memperkirakan Presiden (bisa) melanjutkan tugasnya tanpa terganggu sambil menjalani proses pemulihan, dan saya akan terus menyampaikan setiap perkembangannya," dalam pernyataan resmi yang dirilis Gedung Putih, Jumat (2/10).
(wk/Bert)