Menteri Kesehatan Mesir menekankan pentingnya menyediakan obat-obatan dan persediaan medis yang diperlukan negara-negara yang dilanda krisis untuk menghadapi pandemi.
- Luthfiatun Nisa
- Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:53 WIB
WowKeren - Menteri Kesehatan Mesir, Hala Zayed, meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan vaksin COVID-19 secara gratis kepada negara-negara berpenghasilan rendah. Terutama kepada masyarakat yang paling rentan terhadap penyakit mematikan tersebut.
Zayed mendesak WHO untuk menyediakan vaksin dengan harga terjangkau bagi negara-negara berpenghasilan menengah. Zayed juga mendesak semua negara untuk berpartisipasi dalam uji klinis vaksin untuk melawan virus corona dan penyakit lainnya.
Lebih lanjut, Zayed menekankan pentingnya menyediakan obat-obatan dan persediaan medis yang diperlukan negara-negara yang dilanda krisis untuk menghadapi pandemi. "Krisis ini tidak dapat ditangani secara individu atau hanya dengan sumber daya material," kata Zayed, sebagaimana dikutip dari Republika.
Zayed juga menyoroti pentingnya membuka kembali ekonomi secara paralel dengan memerangi virus corona. Menkes Mesir tersebut juga berterima kasih kepada tim medis yang telah mengorbankan hidup mereka untuk melayani negara mereka selama pandemi.
Di sisi lain, sejumlah besar partisipan vaksin virus corona telah didaftarkan baru-baru ini oleh WHO. Namun hanya sedikit yang mencapai uji klinis fase 4, tahap terakhir setelah vaksin dapat diresepkan.
Terlepas dari hal tersebut, Mesir sendiri sejauh ini telah mencatat 104,787 kasus COVID-19, dengan lebih dari 6 ribu kematian. Dari angka tersebut, lebih dari 97 ribu pasien dinyatakan sembuh, dengan kasus aktif mencapai 875 jiwa.
Sebagai informasi tambahan, secara global virus corona telah menginfeksi 38 juta lebih orang di seluruh dunia. Berdasarkan data statistik Worldometers.info, hingga Rabu (14/10), sebanyak 1,091,558 orang meninggal akibat COVID-19 dan 28,870,321 dinyatakan sembuh. Saat ini, jumlah kasus aktif di seluruh dunia menyentuh angka 8,440,981 jiwa.
(wk/luth)