Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, Endang Jumali, menjelaskan bahwa otoritas Saudi akan kembali melakukan tes swab kepada ketiga jemaah umrah tersebut tiga hari lagi.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 05 November 2020 - 19:52 WIB
WowKeren - Sebanyak tiga orang jemaah umrah asal Indonesia dinyatakan positif virus corona (COVID-19) kala menjalani tes swab ulang di Makkah pada Rabu (4/11) waktu setempat. Kabar ini dikonfirmasi oleh Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, Endang Jumali.
"Iya (tiga orang positif COVID-19)," tutur Endang dilansir CNN Indonesia pada Kamis (5/11). "Terkait tiga orang tersebut kemungkinan muncul symptom pada saat tiba di Saudi sekalipun pada saat berangkat negatif."
Menurut Endang, ketiga jemaah yang positif COVID-19 tersebut kini menjalani isolasi di tempat terpisah dari jemaah lain. Hal tersebut telah sesuai dengan protokol kesehatan yang diatur pemerintah Arab Saudi.
Nantinya, otoritas Saudi akan kembali melakukan tes swab kepada ketiga jemaah umrah tersebut tiga hari lagi. Apabila dinyatakan negatif, maka ketiga jemaah tersebut bisa kembali melanjutkan ibadah umrahnya.
Menurut Endang, pemerintah Saudi sangat ketat dalam mengatur protokol kesehatan ibadah umrah di masa pandemi corona. Oleh sebab itu, pihak Saudi kerap melakukan tes swab ulang kepada para calon jemaah.
"Yang bersangkutan masih bisa melakukan umroh setelah negatif dan akan dilakukan tes setelah tiga hari lagi," ungkap Endang. "Ini bagian dari keseriusan pemerintah Arab Saudi."
Semenatara itu, Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Zaky Anshary juga telah mengkonfirmasi tiga jemaah asal Indonesia yang dinyatakan COVID-19 di Makkah. Menurut Zaky, jemaah umrah lain yang dinyatakan negatif COVID-10 diizinkan untuk melanjutkan ibadah umrah. "(Tiga yang positif) kini masih di isolasi di kamar hotel," pungkas Zaky.
Sebagai informasi, KJRI mencatat 224 orang calon jemaah umrah asal Indonesia kloter pertama tiba di Tanah Suci pada Minggu (1/11) waktu setempat. Kemudian sebanyak 89 orang lainnya datang sebagai kloter kedua.
Para jemaah Tanah Air pun diharuskan menjalani proses karantina selama tiga hari di Makkah dan baru mulai melaksanakan ibadah umrah pada Rabu (4/11). Hal tersebut sesuai dengan protokol kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah Saudi.
(wk/Bert)