Biden Unggul di Hasil Sementara Pilpres AS: Kita Pasti Menang, Tapi Sabar
Reuters/Brendan McDermid
Dunia

Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, masih memimpin hasil penghitungan suara sementara. Biden pun optimis bisa menang, namun ia meminta semua pihak tetap bersabar.

WowKeren - Hasil akhir pemungutan suara untuk menentukan Presiden Amerika Serikat periode 2020-2024 belum berakhir. Namun berbagai media terus menampilkan perkembangan terkini hitung sementara yang tengah bergulir.

Dan dilansir dari Associated Press, Capres Partai Demokrat Joe Biden masih mengungguli Donald Trump sang lawan. Biden sudah meraup 264 electoral votes, sedangkan Trump mendapat 214 suara di kategori tersebut.

Situasi ini memicu kepercayaan diri Biden dan kubunya bahwa mereka akan memenangkan Pilpres. "Kami terus merasa luar biasa bahagia. Tak perlu diragukan, kami akan mendeklarasikan kemenangan," ujar Biden, merujuk pada kemenangannya dengan sang calon Wakil Presiden Kamala Harris.

Kendati demikian, berbeda dengan Trump yang berkali-kali menyampaikan klaim kemenangannya secara sepihak, Biden memilih untuk lebih menarik diri. Ia bahkan mendorong para pendukungnya untuk tetap tenang karena proses demokrasi sedang berlangsung.

"Tetap tenang. Proses sedang berjalan, penghitungan suara masih terus disempurnakan," kata Biden, dilansir dari CNN, Jumat (6/11). "Kita akan segera mengetahui hasilnya."


Pada kesempatan itu, Biden juga menyanjung proses demokrasi di AS, yang dalam penilaiannya menimbulkan rasa iri dari negara lain. Mantan Wapres di era pemerintahan Barack Obama itu menegaskan bahwa setiap lembar surat suara harus dihitung.

"Setiap surat suara harus dihitung. Itu yang akan kita lakukan, yang sedang kita lakukan, dan memang semestinya kita lakukan," tegas Biden.

"Tak jarang demokrasi memang berantakan. Beberapa kali demokrasi juga memerlukan kesabaran," imbuh Biden. "Tetapi kesabaran itu berbuah manis, terbukti dengan 240 tahun lebih kita diatur oleh sistem pemerintahan yang membuat iri berbagai negara."

Kubu Biden memang terus menekankan agar proses demokrasi dibiarkan berjalan dengan lancar tanpa tekanan dan intervensi siapapun. Memang diperlukan waktu dan kesabaran, namun praktik itu menghargai hak konstitusi setiap orang.

Di sisi lain, rival Biden, Trump, malah memberi reaksi berbeda. Sudah beberapa kali Trump terang-terangan mengakui kemenangannya serta belum lama ini menuding Pemilu AS berjalan curang dan menuntut penghitungan suara ulang.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait