Habib Rizieq Sudah Jalani Tes Swab COVID-19, Begini Hasilnya
Nasional
Polemik Tes Swab Habib Rizieq

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengungkapkan hasil tes swab COVID-19 yang dijalani oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dan keluarganya.

WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab memutuskan untuk beristirahat setelah mengikuti sejumlah agenda yang menimbulkan kerumunan sejak kepulangannya dari Arab Saudi beberapa waktu lalu. Hal tersebut sempat memunculkan spekulasi soal kondisi kesehatan Habib Rizieq.

Kekinian, Habib Rizieq menjawab keraguan sejumlah pihak soal kondisi kesehatannya dengan melakukan tes swab mandiri. Hasilnya, Habib Rizieq dan keluarganya dinyatakan negatif virus corona (COVID-19).

"Sudah (tes) dan negatif, termasuk keluarganya negatif,” kata Ketua PA 212 Slamet Maarif dilansir Kumparan pada Selasa (24/11). Namun demikian, Slamet tidak menjelaskan secara rinci kapan Habib Rizieq dan keluarganya menjalani tes swab.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Bantuan Hukum FPI, Azis Yanuar. Menurutnya, Habib Rizieq telah melakukan tes swab dan hasilnya negatif. "Sudah ya, informasi dari (Jubir) Munarman," ujar Azis.


Sebelumnya, kediaman Habib Rizieq telah didatangi oleh pihak Polsek Tanah Abang beserta Satpol PP, dan TNI. Menurut Kapolsek Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan, mereka tak bisa menemui pimpinan FPI tersebut dengan alasan Habib Rizieq tengah istirahat.

"Maksud kedatangan 3 pilar menyambangi rumah bapak HRS ingin bertemu dengan Bapak HRS tapi tidak bisa bertemu karena sedang istirahat dan tidak menerima tamu," tutur Singgih dilansir Kumparan, Minggu (22/11). Singgih mengaku bahwa kala itu pihaknya sudah menyampaikan tujuan kedatangan mereka untuk melakukan tes swab, namun mereka tetap ditolak.

"Pesan melalui Ustad Yono (perwakilan Habib Rizieq) supaya pak HRS melakukan tes swab karena kemarin yang bersangkutan berada dalam kerumunan orang yang sangat banyak," jelas Singgih. "Dengan beredarnya isu sakit maka untuk memastikan apakah terpapar atau tidak maka harus tes swab."

Di sisi lain, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 juga bekerja keras untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 pasca kerumunan tersebut dengan melakukan tracing (penelusuran) seluas mungkin. Namun dalam rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (22/11) kemarin terungkap adanya upaya menghalangi petugas dalam melakukan tracing dan tracking (pelacakan). "Mereka dihalang-halangi ketika hendak masuk melakukan tracing dan tracking," demikian hasil rapat koordinasi Satgas COVID-19, dikutip dari CNBC Indonesia pada Senin (23/11).

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts