Habib Rizieq Imbau Hindari Kerumunan, Satgas COVID: Alhamdulillah
Rawpixel
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Imbauan Habib Rizieq ini lantas disambut baik oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. Terlebih Habib Rizieq merupakan tokoh publik yang memiliki banyak pengikut.

WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan di masa pandemi virus corona (COVID-19). Selain itu, Habib Rizieq juga telah meminta maaf soal kerumunan yang beberapa kali ditimbulkannya.

Imbauan Habib Rizieq ini lantas disambut baik oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. Terlebih Habib Rizieq merupakan tokoh publik yang memiliki banyak pengikut. "Alhamdulillah," kata juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, dilansir Kumparan pada Rabu (2/12).

Lebih lanjut, Wiku berharap agar imbauan Habib Rizieq tersebut bisa menjadi pemicu hal-hal baik, terutama untuk penanganan COVID-19. "Semoga ceramah ini bisa menggerakkan banyak orang untuk lebih sadar pentingnya protokol kesehatan," jelas Wiku.

Tak hanya itu, Wiku juga menyebut bahwa Satgas COVID-19 terbuka jika Habib Rizieq hendak berkolaborasi dalam mengkampanyekan protokol kesehatan. "Ya tentu (mau), siapa pun, tidak terkecuali. Demi keselamatan dan kesehatan rakyat," pungkas Wiku.


Sementara itu, Habib Rizieq juga telah mengumumkan bahwa dirinya akan menghentikan seluruh rencana kegiatan dakwah di luar kota hingga pandemi COVID-19 berakhir. Habib Rizieq juga berpesan agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan dan menghindari segala bentuk kerumunan.

"Lalu panitia setop agar enggak ada kerumunan. Dan seluruh rencana keluar kota kita setop sampai pandemi berakhir," terang Habib Rizieq pada Rabu (2/12). "Saya pesan agar menjaga protokol kesehatan buat semua."

Sebelumnya, Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo sempat meminta agar Habib Rizieq bisa menjadi teladan dalam hal penanganan pandemi corona. "Kami meminta Saudara Rizieq sebagai tokoh masyarakat untuk kooperatif dan memberikan teladan dalam upaya penanggulangan pandemi COVID-19," jelas Doni pada Senin (30/11).

Di sisi lain, Satgas COVID-19 sendiri terus mengkampanyekan protokol kesehatan dalam upaya memutus penularan virus corona. Masyarakat diingatkan untuk terus menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Selain itu, pemerintah juga terus mengupayakan langkah 3T, yakni testing atau pemeriksaan, tracing, atau pelacakan kontak, dan treatment atau perawatan bagi pasien positif COVID- 19. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan penyebaran virus.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts