Polis Diraja Malaysia memberi pernyataan resmi terkait video parodi lagu 'Indonesia Raya' yang memuat sejumlah lirik hinaan dan menggegerkan masyarakat kedua negara.
- Elvariza Opita
- Rabu, 30 Desember 2020 - 16:36 WIB
WowKeren - Warganet dalam negeri dibuat geger dengan unggahan video parodi lagu kebangsaan "Indonesia Raya". Video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial itu memang sudah dihapus oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), namun masyarakat tetap menuntut penyelesaian masalah tersebut.
Kemurkaan masyarakat Indonesia pun dipahami oleh Polisi Diraja Malaysia yang turun tangan mencari oknum di balik video parodi tersebut. Kepolisian Kerajaan Malaysia itu mengaku sudah menerjunkan sejumlah tim khusus untuk menyelidiki kasus parodi "Indonesia Raya" ini.
Dikutip dari bharian.com.my edisi Selasa (29/12), Inspektur Jenderal Pol Tan Sri Abdul Hamid Bador menegaskan penyidikan saat ini dilakukan oleh Unit Siasatan Jenayah Terkelas (USJT) Jabatan Siasatan Jenayah, Bukit Aman bersama Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) atau Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia. Tak main-main, Polisi Diraja Malaysia menjanjikan hukuman tegas jika oknum pelaku parodi sudah berhasil diciduk.
"Kami tidak akan berkompromi dengan oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Abdul Hamid Bador, dilansir pada Rabu (30/12). "Tindakan tegas akan dilakukan sesuai hukum."
Lebih lanjut dijelaskan, penyidikan dilakukan sesuai dengan Pasal 4 Ayat 1 UU Penghasutan. Pasalnya parodi tersebut juga dikhawatirkan bisa memengaruhi hubungan bilateral kedua negara yang selama ini terjalin dengan baik antara Indonesia dan Malaysia.
Di sisi lain, langkah Polisi Diraja Malaysia ini merupakan tindak lanjut dari ketegasan Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia yang mengaku sudah memproses perihal parodi itu ke pihak berwenang. Pemerintah Malaysia sendiri juga sangat mengutuk keras segala bentuk provokasi negatif.
Parodi "Indonesia Raya" itu sudah meramaikan media sosial sejak awal pekan ini. Dalam parodinya, lirik lagu Indonesia Raya diubah sedemikian rupa dan mengandung sejumlah kata-kata kasar. Tak hanya itu, beberapa simbol kebangsaan Indonesia di video parodi itu juga diubah menjadi bersifat menghina.
Kementerian Luar Negeri pun mengaku terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia atas peristiwa ini. Kendati demikian, Kemenlu juga meminta agar publik Indonesia tidak melakukan aksi provokasi apapun.
(wk/elva)