Blusukan Mensos Risma Selalu Dikaitkan Pilgub DKI, Kenapa?
Nasional

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tengah gencar melakukan blusukan di wilayah DKI Jakarta, beberapa waktu terakhir. Tak sedikit yang menuding jika aksi tersebut dikaitkan dengan Pilkada DKI.

WowKeren - Semenjak dilantik menjadi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini tengah gencar melakukan blusukan di wilayah DKI Jakarta. Namun, blusukan yang dilakukan tersebut rupanya kerap dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta.

"Risma akan selalu dikaitkan dengan Pilkada Jakarta kalau blusukannya hanya kenceng di Thamrin dan sekitarnya," ujar pengamat politik dari UIN, Adi Prayitno, Selasa (5/1). Padahal Indonesia bukan hanya soal DKI Jakarta.

Karena itu, Risma perlu melakukan blusukan ke seluruh daerah terpencil demi mematahkan tudingan jika aksi tersebut bermuatan politik. "Kecuali blusukan Risma juga dilakukan di daerah terpencil tanpa hingar bingar media publik otomatis berhenti kaitkan Risma dengan Pilkada Ibu Kota. Indonesia bukan hanya Jakarta blusukan juga di daerah lain. Itu sangat bagus," terangnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menilai aksi blusukan merupakan hal yang wajar. Qodari beralasan Risma juga kerap blusukan saat masih menjadi Walikota Surabaya.


"Setahu saya kalau Risma memang dari kepala dinas dan walikota di Surabaya memang kerjanya blusukan ke mana-mana, jadi menurut saya itu bukan sesuatu yang baru," ujar Qodari. Ia menambahkan, Risma bisa dituding mengincar Pilkada DKI bila apa yang ia jarang lakukan saat masih menjadi pejabat daerah, namun dilakukan secara masif saat menjadi menteri.

"Bisa dikatakan mengincar (pilkada DKI) kalau itu sesuatu yang baru dia kerjakan ketika dia jadi Mensos tapi tidak dia kerjakan ketika dia menjadi kepala dinas atau kepala daerah," jelasnya. Ia menilai jika sudah sewajarnya Risma melakukan blusukan karena sebagai Mensos perlu mencari tahu situasi dan kondisi di lapangan.

"(Risma) harus diapresiasi. Silakan semua pejabat publik melakukan sebuah blusukan untuk melakukan metode mengetahui permasalahan," paparnya. Meski begitu, tak sedikit yang menuding blusukan tersebut hanya sekedar pencitraan yang dilakukan oleh mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

"Kerja pejabat publik itu harus benar pada esensinya dan dikomunikasikan dengan benar pula, berbeda dengan ibadah pribadi yang yang dinasihatkan agar tidak perlu diketahui oleh orang," lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kementerian Sosial (Kemensos), Herman Kuswara, telah mengungkap alasan mengapa Risma kerap melakukan blusukan di Ibu Kota.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait