Merapi Erupsi, BPBD Minta Warga Turgo Sleman Mengungsi Sementara
Twitter/BPPTKG
Nasional
Erupsi Gunung Merapi

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto, potensi bahaya erupsi Merapi mengarah ke barat daya meliputi Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

WowKeren - Erupsi Gunung Merapi pada Rabu (27/1) siang ini membuat sejumlah warga Dusun Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, sempat panik dan berlarian keluar rumah. Pasalnya, mereka melihat awan panas yang diakibatkan erupsi kali ini cukup besar.

Kekinian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman memastikan bahwa warga Kalitengah Lor aman. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto, potensi bahaya erupsi Merapi mengarah ke barat daya meliputi Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Adapun Kalitengah Lor berada di tenggara. "Kalitengah Lor tetap aman. Menurut BPPTKG aman karena ancaman ke barat daya," jelas Joko dilansir Kumparan.

Meski demikian, Joko juga meminta warga di dua RT di Pedukuhan Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, untuk turun lantaran lokasi Turgo berada di barat daya Merapi. "Tadi kami ditelepon Bu Hanik aktivitasnya semakin meningkat. Mohon ditindaklanjuti bagaiman baiknya maka saya suruh mengungsi saja (warga Turgo)," ungkap Joko.


Sementara itu, Camat (Panewu) Cangkringan Suparmono mengungkapkan bahwa warga Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul memang sempat merasa kaget dan berlari keluar rumah saat terjadi awan panas cukup besar dari Merapi. Namun, ia memastikan bahwa situasi di Kalitengah Lor maupun Kalitengah Kidul masih relatif aman dan belum terlihat ada hujan abu.

Para warga yang sempat berlarian keluar rumah tersebut juga tidak diungsikan ke lokasi lain. Mereka akhirnya kembali ke kediaman masing-masing.

"Tidak ada evakuasi warga lereng Merapi. Mereka tidak diungsikan ke barak," jelas Suparmono. "Saat ini sudah pulang ke rumah masing-masing."

Adapun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sudah ada 22 kali awan panas yang dimuntahkan Merapi pada hari ini. Meski telah erupsi, BPPTKG masih belum merubah status Gunung Merapi yang masih di level III atau Siaga sejak 5 November 2020 lalu.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts