Susul 'Jakarta Bermasker', Menko Airlangga Sebut Jokowi Minta Ada Standardisasi Masker di RI
Nasional

Ketua KPCPEN sekaligus Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkap Presiden Joko Widodo meminta ada standardisasi masker demi menanggulangi wabah COVID-19.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini mengumumkan dukungannya atas program "Jakarta Bermasker" yang dicanangkan Polda Metro Jaya. Lewat program ini, masyarakat diajak berkontribusi aktif dalam menekan penyebaran COVID-19 dengan menggunakan masker hingga siap menerima vaksin.

Menyusul program tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang ditemui di kesempatan berbeda, menyatakan permintaan Presiden Joko Widodo soal standardisasi masker. Sebab Jokowi menilai kunci penanganan COVID-19 salah satunya lewat kedisiplinan pemakaian masker.

"Pak Presiden kembali mengingatkan kunci pandemi COVID ini ada di hulu, yakni 3M," kata Airlangga dalam konferensi pers virtualnya, Rabu (3/2). "Dan untuk masker itu Pak Presiden meminta ada standardisasinya."

"Sehingga masker yang dipakai masyarakat itu memenuhi standar kesehatan," imbuh Airlangga, seperti dilansir dari Kompas. Sebab pemakaian masker demi mencegah penularan COVID-19 tetap harus memerhatikan jenis bahannya hingga bagaimana pemakaiannya, yakni menutupi hidung dan mulut dengan baik.


Pemerintah memang tengah bekerja ekstra cepat untuk bisa mengendalikan pandemi COVID-19. Sebab hingga Selasa (2/2) kemarin, Indonesia telah melaporkan 1.099.687 kasus konfirmasi positif COVID-19, dengan 172.576 di antaranya merupakan kasus aktif yang masih memerlukan perawatan.

Situasi ini pun tak bisa dipandang sebelah mata lantaran fasilitas-fasilitas kesehatan mulai penuh hingga tak mampu lagi menampung pasien. "Banyak cerita tentang pasien positif COVID-19 yang harus menunggu lama untuk dapat mendapatkan pelayanan di rumah sakit, di tempat tidur, ruang isolasi, maupun ruang ICU. Dan terpaksa harus isolasi mandiri di rumah meskipun mengalami gejala sedang," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito.

Karena itulah, Wiku kembali mendorong masyarakat untuk lebih patuh terhadap protokol kesehatan. Semangat yang sama juga terus disuarakan Anies Baswedan sebagai penyintas COVID-19.

"Pakai masker tidak enak. Pakai masker bukan sesuatu yang membahagiakan," ujar Anies. "Tapi saya boleh bersaksi di sini, saya pernah merasakan jauh lebih tidak nyaman terkena COVID."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait