Siap-Siap Warga Bali! Hari Tanpa Bayangan Akan Terjadi di Pulau Dewata
Pixabay
Nasional

Seluruh warga kabupaten/kota di Bali akan segera mengalami fenomena alam hari tanpa bayangan. Ini informasi mengenai waktu dan penjelasan mengenai fenomena langka ini.

WowKeren - Bali akan segera menghadapi fenomena yang cukup langka, yakni hari tanpa bayangan. Fenomena ini akan terjadi di seluruh kabupaten/kota di Pulau Dewata selama dua hari berturut-turut.

Hari tanpa bayangan ini akan terjadi pada Jumat (26/2) dan Sabtu (27/2) yang diprediksi terjadi pada pukul 12.00 hingga 12.30 WITA. Dalam fenomena ini, Matahari akan berada tepat di posisi paling tinggi di langit. Hal itu kerap disebut dengan nama kulminasi utama.

”Kulminasi itu pada saat matahari tepat di atas kepala kita,” kata Kepala Sub Bidang Pengumpulan dan Penyebaran Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III Denpasar Dwi Hartono, Kamis (25/2). “Dan itu setahun dua kali, bulan Februari sama September di Bali.”

Lebih lanjut Dwi menjelaskan bagaimana fenomena hari tanpa bayangan ini terjadi. Matahari akan berada di posisi tertinggi yang menyebabkan bayangan benda tegak akan terlihat menghilang.


Hal ini dikarenakan bayangan bertumpuk pada benda itu sendiri. Akibatnya, bayangan yang biasa terlihat di jalanan tidak akan bisa terlihat.

Hari tanpa bayangan yang terjadi pada Jumat (26/2) akan terjadi di wilayah Denpasar, Gianyar, Tabanan, Klungkung, dan Bangli. Kemudian pada Sabtu (27/2) akan terjadi di wilayah Karangasem, Jembrana dan Singaraja.

Walau begitu, Dwi meminta masyarakat Bali untuk tidak perlu panik dan khawatir dalam menghadapi fenomena ini. Apalagi, musim hujan juga diprediksi akan terjadi dan membantu cuaca di Bali tetap dingin.

”Kalau untuk kondisi sekarang engga terlalu terpengaruh karena musim hujan,” jelas Dwi. “Tapi untuk September bisa lebih panas tapi tidak ekstrem.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts